Solo Prioritaskan Guru dan Nakes di CASN 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Ilustrasi pembayaran pajak. (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sampai dengan triwulan I 2014, penerimaan pajak DIY dan Kulonprogo belum memenuhi target. Seharusnya, penerimaan pajak di DIY sudah berkisar 30%-33% pada April dari keseluruhan target 2014 sebesar Rp3,6 triliun, namun sampai sejauh ini baru terpenuhi 25%.
Di Kulonprogo, diperkirakan pajak baru sebesar Rp2 miliar, padahal target penerimaan pajak 2014 sebesar Rp17 miliar.
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak DIY, Rudi Gunawan Bastari, mengungkapkan untuk menggenjot penerimaan pajak, diadakan perjanjian kerjasama yang diawali 3 Maret lalu, antara Direktur Jenderal Pajak dengan Gubenur DIY, serta Kakanwil dengan Bupati dan Walikota di kabupaten dan kota.
“Dan perjanjian kerjasama harus dituntaskan melalui nota kesepahaman paling lambat tiga bulan,” ujarnya di sela-sela acara penandatanganan perjanjian kerjasama pemda kab/kota dengan kanwil DJP DIY di Gedung Kaca, Rabu (21/5/2014).
Menurutnya dengan perjanjian kerjasama, penerimaan pajak dapat lebih optimal karena kemudahan dalam berbagi informasi dan data, terlebih dengan adanya pendaerahan pajak daerah.
Kabid PBB dan Biaya Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kulonprogo, Budi Hartono, membenarkan penerimaan pajak di Kulonprogo baru sebesar Rp2 miliar.
Dia beralasan, pembagian Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dilakukan April lalu. “Ini baru sebulan, pasti ada peningkatan di bulan selanjutnya,” imbuh dia. Budi menargetkan, sebelum jatuh tempo pada akhir Agustus, penerimaan sudah dapat 100%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.