Advertisement

Diserang Ulat, Produksi Bawang Sentolo Menurun 40%

Jum'at, 13 Juni 2014 - 23:30 WIB
Mediani Dyah Natalia
Diserang Ulat, Produksi Bawang Sentolo Menurun 40%

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO-Serangan hama ulat mengakibatkan produksi bawang di Kecamatan Sentolo, Kulonprogo menurun hingga 40%. Bila biasanya petani dapat menghasilkan satu ton bawang dari satu kuintal bibit yang ditanam, kali ini hanya 600 kilogram bawang yang dapat dipanen.

Adi Martono, 58, petani Pedukuhan Belik, Desa Demangrejo, Kecamatan Sentolo, membenarkan adanya serangan hama ulat. Besaran kerugian disebutnya beragam.

Advertisement

“Untuk satu kali panen dan tidak ada serangan satu kilogram bibit dapat menghasilkan 10 kilogram bawang. Kalau sekarang, satu kilogram bibit hanya menghasilkan enam kilogram bawang," kata dia.

Adi menyadari jika musim tanam kedua (MT II) bukanlah watu yang tepat untuk menanam bawang, namun harga bawang yang tinggi di pasaran membuat petani tergiur menanam tanaman tersebut. Harga bawang, kata dia, saat ini bagus karena mencapai Rp18.000 per kilogram, sementara biasanya hanya berkisar Rp12.000.

Serangan hama ulat muncul saat tanaman berumur satu minggu. Petani sudah berusaha mengatasi dengan melakukan penyemprotan rutin, sehari dua kali. Akan tetapi, serangan dan perkembangbiakkan ulat yang cepat membuat petani kewalahan dan tidak bisa optimal dalam melakukan pencegahan serangan hama tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon

Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon

News
| Sabtu, 04 April 2026, 19:42 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement