Kalurahan di Gunungkidul Wajib Sisihkan Dana Desa untuk Padat Karya
Kalurahan di Gunungkidul wajib mengalokasikan dana desa untuk program padat karya pada 2026. Program ini ditujukan untuk menyerap tenaga kerja lokal.
(David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Di wilayah Kabupaten Gunungkidul, banyak terpasang spanduk calon presiden Joko Widodo namun tidak didampingi Jusuf Kalla.
Spanduk yang menunjukkan kedua pasangan masih jarang terlihat.
Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK Gunungkidul, Budi Utama menampik bila pemasangan spanduk hanya menujukkan sosok Mantan Walikota Solo itu.
Menurut dia pemasangan spanduk yang menampilkan Jokowi sendiri disebabkan spanduk-spanduk tersebut merupakan stok lama, yang dibuat sebelum penetapan dengan pasangan JK.
“Coba lihat di daerah lain, sudah banyak spanduk yang dipasang menampilkan kedua tokoh. Jadi, tidak perlu dipermasalahkan karena, bagi kami tidak menjadi masalah,” ungkapnya.
Ia mengakui, banyaknya spanduk Jokowi yang tampil sendiri menimbulkan beberapa pertanyaan dari beberapa kolega Budi.
Umumnya mereka bertanya, apakah sosok Jusuf Kalla tidak bisa dijual di Gunungkidul. Namun Budi buru-buru menampiknya, karena, pemasangan spanduk tersebut hanya masalah teknis saja.
Menurut dia, spanduk yang dibuat akhir-akhir ini sudah menunjukkan kedua pasangan.
“Daripada terbuang percuma, kami tetap memasangnya. Toh akhir-akhir ini spanduk yang dipasang juga menampilkan kedua pasangan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kalurahan di Gunungkidul wajib mengalokasikan dana desa untuk program padat karya pada 2026. Program ini ditujukan untuk menyerap tenaga kerja lokal.
Kisah inspiratif Agung Sulistyo, mantan satpam ini berhasil meraih gelar doktor dari UMY setelah melalui perjuangan panjang.
Mahasiswa Magister Kebidanan Unisa Yogyakarta mengedukasi anak dan orang tua tentang area privasi tubuh untuk mencegah pelecehan seksual anak.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress 13 Juni 2026 dari Stasiun Tugu ke Bandara YIA. Perjalanan non-stop hanya 35-40 menit dengan tarif Rp50.000.
Layanan SIM keliling Sleman kembali hadir 13 Juni 2026. Simak jadwal bus SIM keliling, MPP Sleman, Satpas, dan syarat perpanjangan SIM.
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.