Advertisement

PILPRES 2014 : Alat Peraga Dirusak Anak-anak, Panwaslu Tutup Kasus

Redaksi Solopos
Rabu, 02 Juli 2014 - 05:21 WIB
Nina Atmasari
PILPRES 2014 : Alat Peraga Dirusak Anak-anak, Panwaslu Tutup Kasus

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menutup kasus perusakan alat peraga kampanye milik salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden yang terpasang di wilayah Kecamatan Bambanglipuro.

"Setelah kami klarifikasi untuk menindaklanjuti laporan perusakan APK di wilayah Bambanglipuro yang kami terima, ternyata pelakunya masih anak-anak yang tidak paham aturan," kata Ketua Panwaslu Bantul, Supardi di Bantul, Selasa (2/7/2014).

Advertisement

Oleh sebab itu, kata dia kasus perusakan APK milik salah satu pasangan peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 yang terjadi beberapa waktu lalu itu, tidak dapat diteruskan penyelidikannya dan ditutup karena unsur formil tidak terpenuhi.

Apalagi, kata dia perusakan APK tersebut tidak sengaja dilakukan anak-anak yang pada saat itu digunakan mainan yakni untuk memasukkan bola pada lubang kain yang sengaja dibuat untuk fungsi 'angin-angin', sehingga justru lubang pada kain semakin besar.

"Menurut pelapor itu merusak, namun yang namanya anak-anak tidak paham, makanya kami memanggil orang tua agar anaknya diarahkan jangan bermain-main kaitannya dengan peraga kampanye," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon

Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon

News
| Sabtu, 04 April 2026, 19:42 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement