AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Rencana pembangunan pabrik pengolahan pasir besi di Kulonprogo yang diprakarsai PT Jogja Magasa Iron (JMI) berubah signifikan. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pabrik beroperasi.
Kementerian ESDM pun sudah sepakat dengan konsep perubahan pengembangan proyek pengolahan pasir besi satu-satunya di Pulau Jawa tersebut.
Direktur Operasional PT JMI Satya Graha Sumantri mengungkapkan perubahan rencana berkaitan dengan komitmen PT JMI untuk segera merealisasikan pengembangan pabrik pengolahan pasir besi di Kulonprogo.
“Ada beberapa hal yang jika tidak diubah justru akan memperlambat pabrik beroperasi,” ujarnya sesuai sosialisasi perubahan rencana pengembangan proyek pengolahan pasir besi di Hotel Kings, Kamis (14/8/2014).
Ia menjelaskan, pertimbangan pergeseran lokasi karena rencana pengembangan bandara baru yang berlokasi di sebelah barat pabrik.
PT JMI pun diminta Kementerian Perhubungan untuk merelokasi pabrik ke arah timur sejauh tiga kilometer, membatasi ketinggian bangunan sehingga tidak lebih dari 40 meter, serta membatasi gangguan lain, seperti panas, asap, dan sebagainya.
Akibatnya, kata dia, lahan yang dijadikan area pabrik semain terbatas, yakni hanya di bagian timur dari wilayah lahan yang sudah dibebaskan di Desa Karangwuni, Kecamatan Wates dan PT JMI harus melakukan penyesuaian terhadap desain pabrik.
Satya menerangkan, pembatasan lahan membuat PT JMI mempertimbangkan ulang kapasitas produksinya supaya dapat segera beroperasi. “Dari rencana semula kapasitas produksi pig iron satu juta ton per tahun menjadi 320.000 ton per tahun,” sebut dia.
Menurutnya, dengan kapasitas yang lebih kecil, maka kebutuhan infrastruktur pendukung seperti logistik dan pasokan listrik dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia dan tentu saja mempercepat kegiatan konstruksi.
Tidak hanya itu, ia memaparkan perubahan pada teknologi pengolahan pig iron juga dilakukan untuk menghemat waktu. Rencananya, PT JMI akan menerapkan teknologi baru dalam pengolahan pasir besi menjadi pig iron, namun untuk menerapkan teknologi tersebut diperlukan waktu pengujian yang lebih panjang dengan konsekuensi lahan harus luas dan risiko lebih besar. Oleh karena itu, PT JMI akhirnya memutuskan untuk menerapkan teknologi yang sudah terbukti penerapannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
DPRD DIY meminta pemerintah dan DPR RI menyinkronkan aturan ojol dalam RUU Ketenagakerjaan dan revisi UU LLAJ.
Pendapatan parkir Sleman baru Rp3,17 miliar hingga September 2026. DPRD menilai masih banyak potensi PAD yang bisa dioptimalkan.
Lima motuba seperti Civic Estilo, Starlet, BMW E30, W124 dan Lancer GTi masih diburu karena desain, sejarah, komunitas, dan kelangkaannya.
Kemarau panjang belum memicu gagal panen di Bantul. Petani menyesuaikan komoditas, memilih palawija dan padi berumur pendek.
Survei Ipsos menempatkan Indonesia di posisi kedua dunia dalam kepuasan kehidupan asmara dengan skor 85, hanya di bawah Thailand.