Pesta Miras di Permukiman Solo Digerebek, Empat Pria Ditangkap
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Kusmaji, 53, sopir truk bermuatan sepeda motor baru selesai mengecek kondisi kendaraannya yang terparkir di Jl. Ring Road Mojosongo, Lapangan Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (20/8/2014). Truk bermuatan berat melebihi 10 ton kini dialihkan ke jalur selatan terkait perbaikan Jembatan Comal, Pemalang, Jawa tengah. Sejumlah sopir truk mengeluhkan sedikitnya tempat beristirahat di jalur selatan, sehingga menggunakan bahu jalan atau lapangan untuk parkir dan beristirahat. (Ardiansyah Indra
Harianjogja.com, KULONPROGO-Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kulonprogo tidak dapat berbuat banyak melihat padatnya arus lalu lintas kendaraan dengan muatan di atas 10 ton yang melintasi Jalan Nasional Wates-Purworejo, sekalipun hal tersebut berpotensi merusak jalan dan jembatan di wilayah Kulonprogo. Sebab tidak ada alternatif jalan lain yang dapat dilewati kendaraan bermuatan di atas 10 ton selain Jalan Nasional Wates-Purworejo, pasca amblesnya Jembatan Comal di Pemalang bulan lalu.
Kasi Lalu Lintas Dishubkominfo Kulonprogo Sugiyono menuturkan jalur selatan menjadi satu-satunya jalur alternatif yang bisa dilewati kendaraan berat bermuatan di atas 10 ton yang biasanya melewati jalur pantura. Ia tidak menampik jika Dishubkoimfo juga memiliki kekhawatiran jalur selatan dan jembatan yang dilewati kendaraan-kendaraan tersebut akan cepat rusak, namun sejauh ini belum ada solusinya.
"Jalan Nasional memiliki konstruksi yang paling baik di antara jalan lainnya, kalau ada pengalihan arus justru merusak kualitas jalan yang tidak sebaik jalan negara itu," ujarnya kepada Harianjogja.com, Minggu (24/8/2014).
Oleh karena itu, kata dia, satu-satunya solusi yang bisa dilakukan Dishubkominfo adalah menunggu jembatan Comal selesai diperbaiki yang ditargetkan terealisasi pada akhir tahun ini.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kulonprogo Widiyanta mengungkapkan kepadatan arus lalu lintas di Jalan Nasional Wates-Purworejo tidak hanya merusak kondisi jalan, melainkan juga membahayakan pengguna jalan. Politisi asal Kecamatan Kokap tersebut menjelaskan banyknya kendaraan berat juga berisiko bagi keselamatan anak sekolah yang lokasi sekolahnya berada di tepi jalan besar.
"Apalagi bagi anak-anak SD, mengingat, padatnya arus kendaraan berat justru terjadi pada pagi hari, ketika anak-anak masuk sekolah," terangnya.
Dinilainya, hal ini perlu mendapat pengawasan yang serius, bukan hanya dari kepolisian tetapi juga dari orang tua murid dan masyarakat supaya tidak terjadi peristiwa yang tidak diinginkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Anthropic menghentikan evaluasi keamanan siber setelah menemukan tiga insiden Claude yang sempat mengakses internet dan sistem nyata saat pengujian
UBS Global Wealth Report 2026 mencatat kekayaan dunia tumbuh 10,8 persen pada 2025. Swiss masih menjadi negara dengan rata-rata kekayaan tertinggi.
Meta gelontorkan Rp2.617 triliun untuk bangun infrastruktur AI. Laba turun, saham sempat merosot. Visi personal superintelligence Zuckerberg harus dibayar mahal
Lansia berusia 70 tahun ditemukan meninggal di hotel kawasan Parangtritis, Bantul. Polisi menyebut tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Ahmad Luthfi menghadiahkan sebuah laptop agar Ibrahim semakin giat mengembangkan kemampuan di bidang coding dan keamanan siber.