Harga Biodiesel dan Bioetanol Naik September 2026
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pembangunan Flyover (jembatan) Sentolo rencananya dimulai awal 2015 mendatang. Proyek senilai lebih dari Rp10 miliar tersebut akan menghubungkan Sentolo dengan Ngelo dan mendukung revitalisasi pasar tradisional di Sentolo.
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kulonprogo, Gusdi Hartono, menuturkan saat ini tahap pembangunan masih berada dalam tahap lelang detail engineerung design (DED), sehingga bentuk, panjang, serta lebar jembatan masih akan dikonsultasikan.
“Saat ini proses perencanaannya masih berada dalam tahap lelang dengan anggaran Rp150 juta dan ditargetkan semua sudah beres sampai akhir tahun ini, jadi tahun depan sudah bisa masuk ke tahap pembangunan fisik,” jelasnya kepada Harianjogja.com, Minggu (31/8/2014).
Menurut dia tujuan pembangunan flyover adalah untuk merekayasa perlintasan sebidang kereta api di Sentolo sehingga tidak macet dan rawan kecelakaan. Perlintasan sebidang btersebut tidak mungkin dihilangkan, sehngga solusinya adalah membangun flyover di atasnya. Selain itu, proyek ini juga mendukung revitalisasi pasar tradisional Sentolo.
Ia menambahkan, rencana pembangunan proyek Flyover Sentolo menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negaran (APBN) 2015 yang saat ini pengesahannya tinggal menunggu penetapan Ketua DPRD Kulonprogo periode 2014-2019.
Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kulonprogo Hendri Usdiarka menerangkan lelang DED Flyover Sentolo masih berada dalam proses prakualifikasi. Setelah itu, dilanjutnya dengan tahap pengumuman, diikuti dengan masa sanggah prakualifikasi, serta memasukkan penawaran.
“Tahap lelang DED lebih lama ketimbang lelang pembangunan fisik, kalau lelang DED bisa memakan waktu 40 hari, sementara lelang fisik berkisar 22 hari,” urai dia.
Proses lelang yang lebih awal ketimbang pengesahan APBD 2015 dilakukan sesuai dengan permintaan Bupati Kulonprogo. Tujuannya, untuk mempercepat pembangunan sehingga lelang DED yang memakan waktu lama bisa diselesaikan lebih dulu dan pembangunan fisik baru dilakukan setelah APBD 2015 disahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.