Advertisement

Kelompok Sadar Wisata di Gunungkidul Belum Sadar Administrasi, Ini Dampaknya

David Kurniawan
Kamis, 25 September 2014 - 03:20 WIB
Nina Atmasari
Kelompok Sadar Wisata di Gunungkidul Belum Sadar Administrasi, Ini Dampaknya

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul berharap kelompok sadar wisata (pokdarwis) mau melakukan perbaikan manajerial. Salah satunya, dengan melakukan tertib administrasi.

Tujuannya, untuk mengurangi risiko tindak kriminal yang menimpa pengelola pokdarwis.

Advertisement

Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Disbudpar Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, jumlah pokdarwis di Gunungkidul mencapai belasan kelompok.

Namun, hingga saat ini baru tiga pokdarwis yang tertib administrasi, di antaranya Pokdarwis Dewa Bejo dan Kali Suci.

“Yang saya ingat dua itu, satunya saya agak lupa. Namun, dari sekian banyak kelompok yang benar-benar baik dari sisi manajerial baru tiga,” kata Hary, saat ditemui di aula Kantor Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul, Selasa (23/9/2014).

Dia menjelaskan, selain tertib administrasi, pengelolaan manajerial secara modern juga meminimalisir pengelola tersangkut kasus hukum.

Menurut Hary, tertib administrasi tersebut antara lain memiliki struktur kepengurusan yang jelas, pedoman anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, serta pengelolaan administrasi yang tertata dan transparan.

“Paling penting, setelah persyaratan tersebut dapat terpenuhi kemudian diserahkan ke dinas. Saya percaya, apabila hal tersebut dilaksanakan, maka pengelolaan pokdarwis akan lebih maju lagi,” tegas dia.

Hary pun mengaku tidak pernah berhenti menyosialisasikan dan meminta kepada pengelola wisata agar segera bisa melakukan penertiban administrasi. Malahan, di setiap kesempatan Hary terus mengingatkan kepada pengelola untuk segera mengurus hal tersebut.

“Dampak dari tertib administrasi akan dirasakan kelompok yang bersangkutan. Sedang, kami hanya sebagai pendamping dalam pengelolaannya. Jadi, manfaat itu akan dirasakan pengelola sendiri, bukan kami,” seru dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Fakta Baru Terungkap di Balik Serangan AS ke Iran

Fakta Baru Terungkap di Balik Serangan AS ke Iran

News
| Sabtu, 04 April 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement