Advertisement

IDULADHA 2014 : Dilarang Cuci Daging Kurban di Selokan!

Bhekti Suryani
Jum'at, 03 Oktober 2014 - 11:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
IDULADHA 2014 : Dilarang Cuci Daging Kurban di Selokan!

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Penyembelih hewan kurban dilarang mencuci daging kurban ke air selokan lantaran rawan menimbulkan penyakit. Kasus daging kurban dicuci di selokan banyak ditemukan pada Iduladha tahun lalu.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul Witanta menyatakan cara seperti itu sangat
tidak higienis dan berakibat buruk. Pertama, daging yang dicuci di selokan sangat mudah terjangkit cacing hati.

Advertisement

“Air selokan biasanya air irigasi pertanian dan sangat rentan terdapat telur cacing dari sisa jerami,” papar Witanta, Kamis (2/10/2014).

Selain itu, daging kurban yang dicuci di selokan juga rawan terjangkit kuman dari air selokan tersebut. Kuman-kuman itu mudah
memicu sejumlah penyakit seperti diare. Belum lagi potensi tercemar logam berat.

Sejatinya, kata Witanta, ada 150 petugas pemantau dan pemeriksa penyembelihan hewan kurban yang ditugaskan pada perayaan
Iduladha yang akan jatuh akhir pekan ini. Namun, para petugas itu tidak berwenang menegur warga yang membersihkan daging kurban secara serampangan. Para petugas itu hanya diminta melaporkan apakah penyembelihan dan pembersihan daging kurban sudah higienis atau tidak.

“Laporan dari petugas akan menjadi masukan bagi kami, saat memberi bimbingan teknis ke para penyembelih hewan kurban saat
Iduladha di waktu-waktu mendatang,” ujar Witanta.

Dia memperkirakan pada Iduladha tahun ini terdapat lebih dari 5.000 ekor sapi dan 6.000 ekor kambing yang disembelih. Selain
meminta daging kurban tidak dicuci di air selokan, Dispertanhut juga mengingatkan para penjual hewan kurban agar mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan Kurban (SKKH). Surat itu untuk memastikan kesehatan hewan yang dijual. SKKH dapat diperoleh dari dokter hewan yang ditempatkan di Pos Kesehetan Hewan (Poskeswan) yang ada di kecamatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Fakta Baru Terungkap di Balik Serangan AS ke Iran

Fakta Baru Terungkap di Balik Serangan AS ke Iran

News
| Sabtu, 04 April 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement