Advertisement
PENEMUAN JANIN : Duh Ada Janin Diduga Aborsi Ditemukan di Kampus UII
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - Janin yang diduga hasil aborsi ditemukan di dalam area Kampus Universitas Islam Indonesia (UII), Jalan Kaliurang Umbulmartani, Ngemplak, Sleman Kamis (2/10/2014) lalu.
Janin yang diperkirakan berusia sekitar delapan minggu ditemukan di sebelah utara lapangan dalam area kampus UII. Tepatnya di selokan kering dalam kampus berdekatan dengan gedung laboratorium UII. Dugaannya janin tersebut hasil proses aborsi kemudian sengaja dibuang di dalam area kampus.
Advertisement
Panit Reskrim Polsek Ngemplak Aiptu Bambang Widyatmoko menjelaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pembuang janin di area kampus. Dalam kasus ini Polsek Ngemplak mendapatkan laporan dari kampus sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (3/10/2014). Kendati demikian saat petugas tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), janin itu sudah diangkat oleh pihak UII.
Ia menambahkan janin ditemukan dalam selokan kering dan belum berwujud bayi melainkan masih berbentuk daging. Dugaannya, setelah digugurkan kemudian dibuang di dalam area kampus.
"Berada dalam kampus yang terpisah dari pemukiman penduduk. Kalau misalnya orang luar mau membuang ke tempat tersebut melalui pintu masuk," ungkapnya melalui ponsel, Jumat (3/10/2014). (Baca Juga :http://www.harianjogja.com/baca/2014/10/05/penemuan-janin-uii-serahkan-seluruh-barang-bukti-541822"> PENEMUAN JANIN : UII Serahkan Seluruh Barang Bukti)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




