Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Proses pembentukan alat kelengkapan (alkap) DPRD Gunungkidul akhirnya menemukan titik temu. Sejak anggota Dewan dilantik 11 Agustus lalu, baru dalam sidang paripurna, Rabu (12/11/2014), kesepakatan bisa tercapai .
Dalam rapat kemarin, posisi pimpinan alkap hampir dikuasai Koalisi Merah Putih (KMP). PDI Perjuangan sebagai pemenangan pemilu, hanya mendapatkan dua
kursi pimpinan, yakni Ketua Komisi B dan Ketua Badan Kehormatan.
Pantauan Harianjogja.com, rapat paripurna pembentukan alkap berjalan lancar. Tak ada intrik atau adu argumen
yang berkepanjangan. Pemandangan yang berbeda jauh dengan rapat paripurna yang digelar Senin (3/11/2014) lalu. Saat itu seluruh anggota Dewan dari KMP memilih walk out (WO).
“Saya bersyukur, akhirnya alkap bisa dibentuk,” kata Ketua DPRD Gunungkidul Suharno.
Selanjutnya, tambah Suharno, mereka harus bekerja secara marathon untuk menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda karena ketidakcocokan pendapat.
Molornya pembentukan alkap, kata dia, lebih dikarenakan komunikasi belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Setelah jalinan komunikasi diperbaiki akhirnya semua bisa selesai.
“Usai rapat, saya langsung menginstruksikan anggota Badan Musyawarah untuk menggelar rapat. Kami harus langsung bekerja, sebab 28 November batas waktu
terakhir untuk menetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah [APBD] 2015,” tegasnya.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan Demas Kursiswanto mengaku menerima seluruh hasil rapat pembentukan alkap. Meski target yang ingin dicapai tidak bisa dipenuhi, perolehan dua kursi patut disyukuri.
“Karena apabila masing-masing tetap ngotot pada pendirian, rakyat yang akan jadi korban,” tegasnya.
Demas menjelaskan pasca pembentukan alkap, anggota Dewan harus bersatu dan langsung bekerja.
“Paling dekat kami harus menyelesaikan APBD Perubahan 2014 dan APBD 2015,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Kemenkes mencatat 15,6 juta kasus ISPA hingga Agustus 2026. Kemarau, polusi, dan kualitas udara turut menjadi perhatian.
Website Genhi hadir untuk mengintegrasikan 10 bank sampah di Purwokinanti sekaligus memudahkan komunikasi dan pendaftaran nasabah.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 15 Agustus 2026 didominasi cerah. Suhu mencapai 31°C, masyarakat diminta waspada cuaca terik.
Jadwal perpanjang SIM Gunungkidul Agustus 2026 tersedia lewat SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Agustus 2026 lengkap dengan layanan SIMMADE, Simenor Ngabuburit, MPP, Satpas, dan biaya perpanjangan SIM.