Di Bantul, 4 Jenis Barang Ini Dipantau
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul berencana membangun rumah produksi bakmi pedes (Mi Des), kuliner khas Desa Srihardono, Kecamatan Pundong pada tahun anggaran 2015.
"Rencana pembangunan rumah produksi ini merupakan program One Village One Product (OVOP), makanya dari hulu ke hilir digarap, supaya bakmi pedes atau 'mi des' khas Pundong dikenal," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Riyantono, Kamis (13/11/2014).
Menurut dia, rencana pembangunan rumah produksi 'mi des' di kawasan sentra kuliner tersebut telah dimasukkan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bantul 2015 sebesar Rp1,3 miliar.
"Itu (pembangunan rumah produksi) baru usulan, dan karena ini program OVOP, anggaran sekitar 30 persen untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), kemudian sisanya fisik termasuk pembenahan infrastruktur," kata Riyantono.
Pihaknya berharap usulan rumah produksi untuk mengoptimalkan potensi desa tersebut dapat disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, agar nantinya produksi mie des bisa ditingkatkan serta sebagai pusat produksi kuliner khas Pundong itu.
"Rumah produksi ini nanti untuk dimanfaatkan beberapa kelompok perajin, karena kan sekarang ini (produksi) masih secara individu, memang ada juga individu yang berhasil, namun lebih baik jika digarap dengan berkelompok," katanya.
Menurut dia, jika pembangunan rumah produksi 'mie des' direalisasikan nantinya pengembangan usaha kuliner khas Pundong tersebut melalui koperasi yang dikelola secara berkelompok untuk memudahkan koordinasi maupun pembinaan.
"Kalau dengan sistem koperasi mau apa saja kan lebih mudah, dan tidak ada permasalahan, misalnya hibah bantuan sosial (bansos) termasuk berurusan dengan bahan baku, nanti satuan kerja perangkat daerah (SKPD) juga seperti itu," katanya.
Sementara itu anggota DPRD Bantul, Sigit Nursyam mengatakan, pihaknya mempertanyakan kejelasan rencana pembangunan rumah produksi mie des dalam Raperda APBD 2015 sebesar Rp1,3 miliar.
"Rencana pembangunan rumah produksi mie des sebesar Rp1,3 miliar itu kami tanyakan apa fungsinya," kata anggota DPRD Bantul dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Penderita hipertensi tetap boleh makan daging kurban saat Iduladha. Simak batas aman konsumsi, cara memasak, dan tips sehat dari dokter.
Harga bahan pokok di Sleman jelang Iduladha 2026 relatif stabil. Cabai merah keriting naik 19,58%, sementara telur dan ayam justru turun.
Pemprov Jateng raih banyak penghargaan pendidikan 2026, termasuk wajib belajar 13 tahun dan inovasi digital siswa.
Pemda DIY salurkan 17 sapi kurban Iduladha 2026, termasuk sapi Presiden hampir 1 ton dari Sleman.
Tren K-Pop berubah drastis, girl group kini mengusung musik techno agresif demi menarik pasar global dan dominasi konten video pendek.