Harga Bensin Eceran Belum Turun

JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo BayuBENSIN ECERAN - Seorang pedagang bensin eceran di Jl Adi Sucipto Solo menunggu pembeli, Senin (2 - 4). Para pedangang bensin eceran sempat menghadapi ketidakpastian harga saat harga BBM tidak jadi mengalami kenaikan
02 Januari 2015 09:40 WIB Bantul Share :

Harga bensin sudah diumumkan turun oleh Pemerintah, namun harga bensin di pengecer belum turun

Harianjogja.com, BANTUL - Meskipun pemerintah secara resmi telah memberlakukan harga baru BBM premium mulai tahun baru, sejumlah pengecer di Bantul belum belum mau menurunkan harga karena alasan premium yang dibeli harga lama yakni Rp8.500 per liter.

Harga premium masih dijual ke pembeli seharga Rp9.000 per liter. Mereka baru mau menurunkan harga eceran apabila sudah kulakan dengan harga baru pemerintah yakni Rp7.600 per liter.

"Lha kalau saya jual di bawah harga Rp8.500 jelas kami rugi," kata Muji pengecer premium di Jalan Parangtritis, Bantul, kemarin.

Menurut Muji, premium atau bensin yang sehari kemarin dijual merupakan stok kulakan sekitar empat hari yang lalu.

Senada juga dikatakan supri, pengecer di Kretek. Ia tidak akan memaksa dagangannya harus laku di harga lama.

"Tidak beli juga tidak masalah. Kami pedagang kecil tetap akan bertahan tidak mau rugi. Baru kalau nanti kulakan harga lama ini habis menyesuaikan harga baru," katanya.