Putusan MK Dana Pensiun Berlaku, OJK Siapkan Tindak Lanjut
OJK menghormati putusan MK yang memberi pilihan pembayaran manfaat dana pensiun sukarela secara sekaligus atau berkala sesuai kehendak peserta.
Petugas PDSR Diskepenak Kulonprogo dan warga menyemprot disinfektan pada bungkusan bangkai burung puyuh yang akan diujikan ke laboratorium Balai Besar Veteriner (BBVET). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S.)
Unggas mati mendadak yang terjadi peternakan burung puyuh di Dusun Sedan, Kulonprogo diduga terinfeksi virus burung.
Harianjogja.com, KULONPROGO – Ribuan ekor burung puyuh yang mati mendadak di Dusun Sedan, Desa Sidorejo, Lendah diduga terinfeksi virus H5N1 atau Avian Influenza (AI). Dugaan tersebut baru berdasarkan tanda-tanda fisik dan pemeriksaan secara klinis oleh Bidang Kesehatan Hewan Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (Diskepenak) Kulonprogo.
Usai mendapatkan informasi, dinas langsung menerjunkan petugas Participatory Disease Surveillance Response (PDSR) dan melakukan rapid test. Menurut Petugas PDSR Diskepenak Kulonprogo Ambar Widuri mengatakan, sampai saat ini sudah ada lebih dari 3.600 ekor burung puyuh yang mati. Berdasarkan tes yang dilakukan dengan rapid test, hasil sementara adalah negatif virus AI.
“Kalau berdasarkan uji secara klinis menunjukkan tanda-tanda virus flu burung. Tapi itu baru dilakukan tes berdasarkan rapid test, maka kami akan melakukan tes di laboraturium Balai Besar Veteriner (BBVET) dengan membawa tiga bangkai burung puyuh,” ujar Ambar saat ditemui wartawan di lokasi kandang unggas milik Ponijo, Selasa (6/1/2015).
Sebelumnya, kejadian kematian unggas milik Ponijo secara mendadak itu mengakibatkan 3.000 ekor burung puyuh yang siap bertelur mati. Kini dua kandang burung puyuh di sisi depan hanya menyisakan tiga ekor saja.
“Sekarang tinggal tiga ekor, sudah habis. Kandang yang belakang memang masih, tapi tadi diimbau untuk selalu disemprot disinfektan agar tidak ikut ketularan,” ungkap Ponijo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK menghormati putusan MK yang memberi pilihan pembayaran manfaat dana pensiun sukarela secara sekaligus atau berkala sesuai kehendak peserta.
Sebanyak 28.478 siswa baru Sekolah Rakyat mendapat pembekalan literasi digital dan etika bermedia sosial selama MPLS 2026.
Bulog menggandeng Perpadi mengolah 2 juta ton Cadangan Beras Pemerintah menjadi beras premium bermerek Beraskita yang segera diluncurkan.
Status siaga darurat kekeringan ditetapkan di Bantul dan Gunungkidul. Pakar UMY menjelaskan penyebab hingga langkah mitigasinya.
Penjualan mobil wholesales semester I 2026 naik 15,8% menjadi 436.564 unit. Gaikindo optimistis GIIAS 2026 mendorong pertumbuhan industri otomotif.
Pemkab Batang memprioritaskan pembangunan air bersih, sanitasi, dan permukiman untuk menekan kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.