PROPERTI GUNUNGKIDUL : Pariwisata Berkembang, Investor Terus Bertambah

15 Januari 2015 02:20 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Properti Gunungkidul menggeliat dengan berkembangnya sektor pariwisata.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Bisnis properti di Gunungkidul terus menggeliat seiring makin moncernya sektor pariwisata. Perkembangan tersebut mulai terlihat sejak tiga tahun lalu.

Berdasarkan catatan Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Gunungkidul, sejak 2011 lalu ada delapan investor properti yang menanamkan modalnya di kabupaten terluas di DIY tersebut.

“Meski baru delapan investor, namun modal yang ditanamkan sudah mencapai miliaran rupiah,” kata Kepala KPMPT Gunungkidul Aziz Saleh, Selasa (13/1/2015).

Menurut dia, banyak investor yang mulai melirik pembangunan properti di Gunungkidul dikarenakan harga tanah yang lebih murah ketimbang daerah lainnya. Sementara dari sisi perizinan, KPMPT juga memberikan beberapa kemudahan, mulai dari regulasi hingga pemberian intensif khusus terkait pajak dan retribusi.

“Tanah yang ada di sini masih tersedia dengan sangat luas. Kondisi ini ditambah dengan booming pariwisata yang terus menggeliat tiap tahunnya,” papar Aziz.

Dia menjelaskan, untuk mendapatkan intensif ini, pemilik modal harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditetapkan. Beberapa persyaratan tersebut antara lain, pengerjaannya harus menggunakan tenaga lokal, melakukan alih teknologi, serta menjalin kemitraan dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

“Guna menarik minat para investor, kami juga melakukan perbaikan dalam standarisasi pelayanan. Waktu yang diberikan untuk pelayanan lebih dipersingkat dan dipermudah. Selain itu, untuk pengurusan Tanda Daftar Perusahaan [TDP] dan Surat Izin Usaha Perdagangan [SIUP] juga tidak dipungut biaya,” papar dia.