PENCURIAN KULONPROGO : Dari Masjid ke Rumah Warga

JIBI/SOLOPOS/Agoes RudiantoPENCURIAN-Tersangka kasus pencurian laptop, Eko Sugiarto diperiksa di Mapolsek Jebres, Solo, Senin (21 - 11). Residivis warga Nusukan, Banjarsari tersebut ditangkap saat mencoba mencuri di kos korban, Dwi Wahyu Parwanto, di Jagalan, Jebres.
15 Januari 2015 14:40 WIB Kulonprogo Share :

Pencurian Sleman selama dua hari berturut-turut terjadi di Masjid dan sebuah rumah warga.

Harianjogja.com, KULONPROGO-Dua hari berturut-tutut, pencurian terjadi di sebuah rumah warga dan Masjid Kulonprogo.

Kejadian pencurian terjadi di Masjid Al Hikmah di Pedukuhan Kasihan I, Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah pada Senin (12/1/2015) pagi. Pencuri memasuki masjid yang sepi dan menggasak dua unit amplifier, microfon, serta satu rol kabel sepanjang 20 meter yang terdapat di mimbar masjid. Kerugian dari kejadian tersebut sekitar Rp1 juta.

Kasubag Humas Polres Kulonprogo AKP Slamet juga mengungkapkan terjadi pencurian di rumah Joko Waskito, 73, pensiunan PNS,warga Pedukuhan Sungapan, Desa Wahyuharjo, Lendah, Selasa (13/1/2015) malam. Pencuri beraksi setelah mencongkel jendela rumah saat pemiliknya sedang terlelap. Akibat peristiwa itu, korban kehilangan dua unit laptop, dua unit ponsel, tas berisi kamera dan hard disk eksternal dengan total kerugian mencapai Rp6,6 juta.

Dinilai Slamet, maraknya pencurian disebabkan pemilik rumah yang lengah karena cuaca tidak mendukung untuk beraktivitas.

“Beberapa malam ini juga hujan deras, oleh karena itu kami meminta warga untuk waspada,” ujarnya, Rabu (14/1/2015).

Saat ini, kasus pencurian yang terjadi di Kulonprogo masih dalam penyelidikan dan pelaku belum ditemukan.