BANJIR BANTUL : Tanggul Gajah Wong Jebol, 8 Kambing Hanyut, 2 Rumah Terisolasi

Ilustrasi banjir (Onlyhdwallpapers.com)
19 Januari 2015 08:31 WIB Sunartono Bantul Share :

Banjir Bantul terjadi pada Minggu (18/1/2015) sore. Hujan deras yang terjadi mengakibatkan tanggul Gajah Wong jebol.

Harianjogja.com, BANTUL - Akibat hujan deras, tanggul irigasi di bantaran sungai Gajah Wong tepatnya di RT 20 Sorowajan Baru, Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Bantul jebol sepanjang 15 meter pada Minggu (18/1/2015) sore. Dua rumah warga nyaris terbawa arus sungai. Delapan ekor kambing serta 21 pemancingan turut hanyut terbawa banjir.

Dua rumah yang kini berada di tengah arus banjir hingga semalam yaitu milik Dayat dan Sahono. Tujuh jiwa penghuni kedua rumah tersebut kini harus diungsikan ke sejumlah tetangga. Menurut Dayat banjir Bantul karena tanggul jebol berawal saat hujan deras terus mengguyur pada Minggu (18/1/2015) sore. Secara perlahan air memenuhi tanggul irigasi yang berada di depan rumahnya. Posisi rumah sendiri berada di antara aliran irigasi dan sungai. Akibat jebolnya tanggul itu sungai gajah wong membentuk aliran arus baru yang melewati depan rumahnya.

"Posisi sungai kan berbelok karena arus deras kemudian jebol jadinya membentuk aliran baru melewati depan rumah. Nah rumah saya seperti berada di tengah-tengah pulau. Kejadiannya perlahan kemudian saya dan keluarga menyelamatkan diri," urainya saat ditemui semalam.

Ia menambahkan dalam banjir Bantul ini ada delapan ekor kambing berada di kandang komunal yang hanyut dan tidak sempat dievakuasi saat kejadian. Serta 21 kolam pemancingan yang penuh dengan ikan siap panen ludes terbawa arus. Kambing dan kolam itu merupakan milik kelompok tani warga.

"Kolamnya sudah tidak tersisa bentuknya," kata dia.