Lansia 85 Tahun Hilang di Gunungkidul, Pencarian Belum Berhasil
Lansia 85 tahun di Gunungkidul hilang sejak Senin, tim gabungan masih melakukan pencarian intensif di kawasan karst.
Ilustrasi perawatan pasien di rumah sakit (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Gunungkidul kekurangan kamar rumah sakit sebab ketersediaan yang ada saat ini belum ideal
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pelayanan kesehatan di Gunungkidul masih kekurangan tempat tidur untuk rawat inap. Sebab dari jumlah kebutuan ideal sebanyak 764 kasur, baru tersedia sekitar 450 unit.
Harapannya dengan wacana pembangunan rumah sakit baru bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi.
Kepala Seksi Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Dinas Kesehatan Gunungkidul Abdul Aziz mengakui masih kekurangan kasur untuk perawatan.
Berdasarkan total jumlah penduduk yang ada, di Gunungkidul diwajibkan memiliki 764 kamar.
“Kenyataannya kami baru bisa menyediakan 450 kasur. Ke depannya, kami juga akan berusaha memenuhi standarisasi itu,” kata Aziz kepada wartawan, seusai pertemuan dengan anggota DPD RI Hafidz Ashrom di Bangsal Sewokoprojo, baru-baru ini.
Dia pun berharap, rencana pembangunan rumah sakit di Kecamatan Saptosari dan Playen diharapakan bisa mengurangi kekurangan tersebut. Namun demikian, ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Meski ketersediaan fasilitas dapat dipenuhi, tetap harus dibarengi dengan pemenuhan sumber daya manusia pendukung, untuk mengoperasionalkan rumah sakit baru itu.
“Kalau hanya sebatas fasilitas tanpa ada tenaga medis pendukung, kan jadi sia-sia. jadi semuanya harus seimbang, kalau memang ada rumah sakit baru, juga harus diiringi dengan rekrutmen tenaga medis,” katanya.
Aziz menambahkan, permasalahan tidak hanya pada tempat tidur untuk perawatan. Sebab, fasilitas kesehatan pertama di Gunugkidul baru tersedia 104 unit. Padahal untuk jumlah ideal harus ada 152 unit pelayanan kesehatan. “Masih sangat kurang, terlebih lagi pada 2019 mendatang seluruh penduduk harus tercover dalam BPJS,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia 85 tahun di Gunungkidul hilang sejak Senin, tim gabungan masih melakukan pencarian intensif di kawasan karst.
Tiga pelanggar reklame Bantul didenda Rp500.000 melalui sidang tipiring. Satpol PP menegaskan penindakan dilakukan sesuai Perda.
Pemerintah memprioritaskan restrukturisasi keuangan KCJB sebelum memutuskan perpanjangan jalur Kereta Cepat Whoosh hingga Surabaya dan Banyuwangi.
Veda Ega Pratama gagal finis di Moto3 Belanda 2026 setelah terjatuh pada lap kedelapan di Sirkuit Assen saat sempat bersaing di barisan depan.
Frekuensi kentut normal orang dewasa 10-20 kali per hari, ini penjelasan ahli soal penyebabnya.
SPMB SD Kulonprogo 2026 dibuka 29 Juni, Disdikpora prediksi banyak sekolah kekurangan siswa. Simak jadwal dan kuotanya.