Anggaran Dropping Air BPBD Gunungkidul Makin Menipis
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Ilustrasi perawatan pasien di rumah sakit (JIBI/Harian Jogja/Dok.)
Gunungkidul kekurangan kamar rumah sakit sebab ketersediaan yang ada saat ini belum ideal
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pelayanan kesehatan di Gunungkidul masih kekurangan tempat tidur untuk rawat inap. Sebab dari jumlah kebutuan ideal sebanyak 764 kasur, baru tersedia sekitar 450 unit.
Harapannya dengan wacana pembangunan rumah sakit baru bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi.
Kepala Seksi Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Dinas Kesehatan Gunungkidul Abdul Aziz mengakui masih kekurangan kasur untuk perawatan.
Berdasarkan total jumlah penduduk yang ada, di Gunungkidul diwajibkan memiliki 764 kamar.
“Kenyataannya kami baru bisa menyediakan 450 kasur. Ke depannya, kami juga akan berusaha memenuhi standarisasi itu,” kata Aziz kepada wartawan, seusai pertemuan dengan anggota DPD RI Hafidz Ashrom di Bangsal Sewokoprojo, baru-baru ini.
Dia pun berharap, rencana pembangunan rumah sakit di Kecamatan Saptosari dan Playen diharapakan bisa mengurangi kekurangan tersebut. Namun demikian, ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Meski ketersediaan fasilitas dapat dipenuhi, tetap harus dibarengi dengan pemenuhan sumber daya manusia pendukung, untuk mengoperasionalkan rumah sakit baru itu.
“Kalau hanya sebatas fasilitas tanpa ada tenaga medis pendukung, kan jadi sia-sia. jadi semuanya harus seimbang, kalau memang ada rumah sakit baru, juga harus diiringi dengan rekrutmen tenaga medis,” katanya.
Aziz menambahkan, permasalahan tidak hanya pada tempat tidur untuk perawatan. Sebab, fasilitas kesehatan pertama di Gunugkidul baru tersedia 104 unit. Padahal untuk jumlah ideal harus ada 152 unit pelayanan kesehatan. “Masih sangat kurang, terlebih lagi pada 2019 mendatang seluruh penduduk harus tercover dalam BPJS,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Di Klaten ada Kampung Dolanan Sidowayah yang kini menghadirkan permainan tradisional, edukasi sains, siklus air, dan penjernihan air.
Sekitar 30 anak Magelang memamerkan 46 karya lukisan dalam Ruang Khayal Anak #1 di Loka Budaya hingga 27 Agustus 2026.
Hari pertama Cherrypop 2026 di Candi Prambanan menyatukan beragam genre, menghadirkan musisi “mitos”, pop Jawa, hingga musisi Jepang.
Studi terhadap hampir 67.000 wanita pascamenopause menemukan Planetary Health Diet dikaitkan dengan risiko kardiovaskular 28% lebih rendah.
Vivo V70 Lite 4G dikabarkan hadir dengan baterai 8.100mAh, pengisian 44W, layar AMOLED 120Hz, dan kamera 50MP.