TABRAKAN TIM JUPITER : Hari Ini Sampai Jogja

The Jupiter Aerobatic Team (JAT) (jupiteraerobaticteam.blogspot.com)
17 Maret 2015 10:40 WIB Sunartono Sleman Share :

Tabrakan Tim Jupiter, pesawat kemungkinan tiba di Jogja siang atau sore ini.

Harianjogja.com, JOGJA—Tabrakan dua pesawat Woong Bee KT-1B saat sesi geladi resik di Malaysia mengakibatkan rencana aksi tim Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU di Langkawi, Malaysia, dibatalkan. Pada Senin (16/3/2015) tim sudah kembali ke Tanah Air dan kemungkinan tiba di Jogja Selasa (17/3/2015) ini.

Rombongan tim yang sebelumnya datang dengan delapan pesawat, kini tersisa enam pesawat. Keenam pesawat beserta pilot mendarat di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Soewondo, Medan, Sumatra Utara (Sumut), sekitar pukul 12.10 WIB.

Komandan Lanud Soewondo, Kolonel Pnb. Surya Chandra Siahaan, menyatakan tim hanya istirahat sebentar dan isi bahan bakar. Seterusnya melanjutkan perjalanan kembali.

“Di sini mengisi bahan bakar, kemudian melanjutkan perjalanan kembali. Ini persiapan,” kata Siahaan.

Dengan kembalinya sisa pesawat ke Tanah Air, dipastikan JAT tidak jadi melanjutkan atraksi aerobatiknya di acara Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA) 2015 di Malaysia.

Kapentak Lanud Adisutjipto Mayor Hamdi Londong menyatakan enam pesawat Woong Bee KT-1B yang ditarik meliputi empat anggota JAT dan dua pesawat cadangan. Setelah mengisi bahan bakar, keenam pesawat dalam dua sorti melanjutkan perjalanan ke Lanud Roesmin Noerjadin, Pekanbaru, Riau.

“Saat ini tim tengah round, bermalam di Lanud Pekanbaru,” ungkapnya kepada Harianjogja.com, Senin (16/3/2015) malam.

Keenam pesawat akan melanjutkan perjalanan hari ini menuju Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. Jika tidak ada aral melintang, kata Londong, pesawat kemungkinan akan tiba di Lanud Adisutjipto, Jogja, Selasa siang.

“Kemungkinan besok [hari ini] sore atau siang sampai ke Adi [Adisutjipto],” ungkapnya.

Sementara, kru pesawat lain seperti ground crew, kata dia, akan tiba di Lanud Adisutjipto pada Rabu (18/3/2015) menggunakan pesawat angkut berat Hercules.