Di Dalam Warnet, Pelajar asal Sleman Dicabuli Hingga Hamil

Ilustrasi kasus pencabulan anak (Dok - JIBI)
19 Maret 2015 12:20 WIB Sunartono Sleman Share :

Seorang pelajar asal Sleman dicabuli di dalam bilik warnet hingga hamil

Harianjogja.com, SLEMAN - Seorang pelajar di Sleman NAS, 17, dihamili oleh temannya yang ia kenal dari situs jejaring sosial facebook. Pelaku mencabuli korban yang kini sudah melahirkan anak itu dilakukan pada sebuah warnet kawasan Depok, Sleman.

Pihak keluarga secara resmi melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Sleman pada Rabu (18/3/2015). Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku.

Informasi yang dihimpun, peristiwa pencabulan berawal saat NAS mengenal seorang pria asal Depok, Sleman yang berinisial ARF, 25, melalui situs jejaring sosial facebook.

Kenalan pertama terjadi pada kurun waktu 2012 silam. Setelah berhasil merayu korban, ARF pun pada bulan Mei 2012 mengajak korban ke warnet. Lokasi warnet itu juga berada di salah satu titik sentral Kecamatan Depok, Sleman.

Di dalam warnet dengan ukuran bilik cukup tinggi itulah ARF mencabuli korban yang saat itu masih berumur sekitar 15 tahun. Selama 2012 tersebut pelaku mengajak korban melakukan hubungan layaknya suamis istri di dalam bilik warnet.

Pelaku kembali melakukan hal yang sama terhadap korban yakni kurun waktu awal tahun 2014 sebanyak dua kali. Adapun keduanya melakukan di tempat yang sama yaitu di dalam bilik warnet. Akibatnya, korban pun berbadan dua.

Tetapi ketika dimintai pertanggungjawaban, pelaku tidak bersedia. Kemudian pihak keluarga secara resmi melaporkan kasus tersebut ke Polres Sleman.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Reskrim Polres Sleman Iptu Eko Mei saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi.

"Laporannya kemarin [Rabu 18/3]. Kami sudah menindaklanjuti dengan memintai keterangan sejumlah saksi," ungkap, Kamis (19/3/2015).

Menurutnya pihak korban sudah melahirkan sekitar dua pekan yang lalu. "Yang diduga pelaku saat ini masih dalam pencarian. Jadi belum tertangkap," imbuhnya.