PEMBOBOLAN ATM : Kotak Uang Tak Dirusak, Pelaku Tahu PIN?

Petugas Inafis Polda DIY melakukan olah TKP di dalam ruang ATM depan Pamela Enam di Jalan Raya Nusa Indah Condongcatur, Depok, Sleman yang diketahui dibobol maling, Minggu (22/3/2015) pagi. (JIBI/Harian Jogja - Sunartono)
23 Maret 2015 06:20 WIB Sunartono Sleman Share :

Pembobolan ATM di Condongcatur tidak merusak kotak uang. Pihak Bank tidak bersekulasi apakah petugas pengisi uang yakni  vendor telah teledor atau pihak pencuri yang memang tahu password dari kunci ATM tersebut

Harianjogja.com, SLEMAN- Komplotan pelaku kejahatan http://jogja.solopos.com/baca/2015/03/22/pembobolan-atm-mesin-tarik-setor-bri-di-concat-dijebol-587185" target="_blank">membobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI yang terletak di depan swalayan Pamela Enam Jalan Nusa Indah, Karangasem, Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (22/3/2015) dini hari.

Pelaku membongkar kotak penyimpanan kaset berisi uang tunai di ATM tanpa lecet sedikitpun.

Petugas Bagian Monitoring ATM, Kanwil BRI DIY, Budi Susilo menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada petugas kepolisian.

Tetapi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) memang pihak pengisi ATM harus mengunci kotak tersebut menggunakan PIN.

“Kunci brankas tidak dirusak, apakah ada teledor pengisi dalam hal ini vendor atau pihak pencuri yang memang tahu password dari kunci ATM tersebut. SOP-nya memang harus dikunci dengan semacam PIN kombinasi angka-angka,” urai dia, di lokasi kejadian, Minggu (22/3/2015) siang.

Budi memastikan tidak ada kerusakan pada alat perekaman CCTV di dalam ruang ATM. Pihaknya berharap pelaku dapat terekam dengan baik dalam file sehingga memudahkan petugas kepolisian untuk melakukan penyelidikan.