ANGIN KENCANG GUNUNGKIDUL : 2 Akses Jalan & 3 Rumah Rusak

Proses evakuasi di rumah milik Sutinem di Dusun Nglorog, Desa Kedung Poh, Kecamatan Nglipar, Senin (23/3/2015) malam. (JIBI/Harian Jogja - dok. TRC BPBD Gunungkidul)
24 Maret 2015 08:20 WIB Kusnul Isti Qomah Gunungkidul Share :

Angin kencang Gunungkidul mengakibatkan dua kase jalan dan tiga rumah di Nglipar rusak.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Angin puting beliung mengamuk di dua desa di Kecamatan Nglipar, Senin (23/3/2015) sore. Setidanya, dua akses jalan dan tiga rumah mengalami kerusakan.

“Selain itu, angin menumbangkan Pohon Randu dan menimpa teras rumah Titoyo, 39, warga Dusun Sumberejo. Rumanya dihuni tiga orang. Kerugian sekitar Rp500.000,” imbuh Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Lewung, Senin (23/3/2015) malam.

Sementara, lanjut dia, di Desa Kedung Poh ada tiga titik yang mengalami kerusakan cukup parah. Rumah milik Sutinem, 62, di Dusun Nglorog porak-poranda terutama bagian atap. Rumah tersebut dihuni empat orang. Menurut dia, kerugian yang dialami mencapai Rp1 juta.

“Rumahnya pas kena pusat pusaran anginnya,” ungkap Lewung.

Titik kedua, ungkap dia, yakni rumah milik Ngadiyono, 46, di Dusun Nglorog. Angin puting beliung juga membuat rumah yang dihuni enam orang itu rusak. Kerugian yang dialami sekitar Rp350.000. Menurutnya, semua titik sudah berhasil dievakusai.

“Dari TRC tiga orang. Tapi, kami dibantu warga sekitar dalam melakukan evakuasi,” ujar dia.

Lewung menambahkan, ada satu lokasi yang belum dievakusi di Dusun Nglorog. Pasalnya, kondisi yang kurang pencahayaan membuat proses evakuasi tidak maksimal. Pohon Akasia yang tumbang, menutup jalan yang menghubungkan RT. Pohon tersebut juga mengancam kandang ternak yang berada di bawahnya.

“Rencananya, kami akan melanjutkan evakuasi Pada Selasa [24/3/2015] pagi,” ungkap dia.