Advertisement
DEMONSTRASI JOGJA : KAMMI DIY Tolak Kenaikan Harga BBM
Advertisement
Demonstrasi Jogja pekan ini masih seputar penolakan kenaikan harga BBM.
Harianjogja.com, JOGJA-Puluhan mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) DIY melakukan demonstrasi di depan Istana Gedung Agung, Jogja, Minggu (29/3/2015). Mereka mendesak pemerintahan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersibsidi dan menurunkan harga kebutuhan bahan pokok.
Advertisement
KAMMI menilai kebijakan menaikkan harga BBM merupakan kebijakan yang tidak pro rakyat, karena berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok, "Sehingga menyengsarakan rakyat khususnya rakyat menengah kebawah," kata Koordinator Demonstrasi M.Rasyid Ridho
Menurut Rasyid, pembiaran harga BBM mengikuti mekanisme harga pasar tidak mencerminkan pemerintah berkeinginan mensejahterakan rakyat. Indonesia mempunyai minyak harus membeli dengan harga internasional.
"Logika yang aneh harus membeli barang yang dimiliki sendiri," ujarnya.
Ia menilai kenaikan harga BBM yang terjadi sebelum-sebelumnya juga tidak memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Terlebih para pelaku usaha kecil menengah juga dibebani dengan naiknya harga LPG dan listrik.
Selain menolak kenaikan harga BBM, Rasyid mendesak pemerintah Jokowi-JK untuk menasionalisasikan aset-aset negara, memperkuat nilai rupiah, serta merealisaskan Nawa Cita yang selama ini digembor-gemborkan.
Demonstrasi ini berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Setelah berorasi di depan Istana Gedung Agung, pendomo melanjutkan demonya di Simpang Empat Kantor Pos Besar. Mahasiswa ini juga sempat membaca quran saat berdemo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Darurat Siber Asia Pasifik, Kerugian Konsumen Tembus Rp10.800 Triliun
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 9 Februari 2026
- Jadwal Bus KSPN Malioboro-Pantai Baron, Layani Wisatawan di DIY
- Sidang Akta Kematian Terpadu Dekatkan Layanan Warga Ngestirejo
- CTC Trail Ultra 2026 Hadirkan 5.800 Pelari Dunia di Pantai Bantul
- Lonjakan Bimbel di Jogja Jelang TKA dan ASPD Jadi Sorotan
Advertisement
Advertisement



