Advertisement
DPRD DIY : Endang Setiyani Resmi Jadi Anggota DPRD DIY
Advertisement
DPRD DIY mendapat satu anggota baru setelah Endang Setiyani resmi menjadi anggota DPRD DIY
Harianjogja.com, JOGJA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY menggelar Rapat Paripurna pengangkatan anggota DPRD baru Endang Setiyani, Senin (30/3/2015).
Advertisement
Rapat yang dihadiri Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur KGPA Paku Alam, tersebut juga sekaligus memberhentikan Rozak Harudin.
Rozak Harudin diberhentikan karena terbukti melakukan korupsi APBD Gunungkidul 2003-2004 melalui tunjangan dewan saat dirinya menjadi anggota DPRD Gunungkidul periode 1999-2004.
Dalam Pemilihan Legislatif (Pileg), beberapa waktu lalu, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu terpilih menjadi anggota DPRD DIY periode 2014-2019. Karena kasusnya itu, partainya kemudian melakukan pergantian antar waktu (PAW).
Rozak Harudin diberhentikan melalui surat Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 161.34-319/2015. Surat yang keluar pada 24 Februari lalu itu tentang Pemberhentian Anggota DPRD.
Namun, dalam Rapat Paripurna kemarin, Rozak sendiri tidak hadir. Ia beralasan tidak perlu hadir. "Tidak ada keharusan hadir," kata dia melalui sambungan telepon selular.
Endang Setiyani akan bertugas di Fraksi Kebangkitan Nasional (FKN). FKN merupakan fraksi gabungan PKB dan Partai Nasdem. Endang juga ditugaskan di Komisi A dan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DIY.
Ketua FKN Sukamto yang juga politikus PKB, mengatakan proses PAW Rozak harudin sudah sesuai mekanisme Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga DPP PKB. "PAW ini sesuatu hal yang wajar bisa terjadi di partai lain juga," kata Sukamto di ruang Fraksi Kebangkitan Nasional.
Menurut Sukamto, kasus hukum yang menimpa Rozak Harudin, pihaknya tetap memegang asas praduga tak bersalah karena kadernya tersebut masih mulakukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung (MA).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Guru Besar UIN: Kasus Penyiraman Aktivis Harus Dilihat sebagai Oknum
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Hari Kedua Arus Balik, Tol Jogja Solo GT Purwomartani Padat Sejak Pagi
- Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Bantul Diperbolehkan Tidak Masuk Kantor
- Peningkatan Arus Balik Lebaran di Bantul, Jalan Tetap Lancar
- Satu Napi di Wonosari Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi Lebaran
- Besok Masuk Kerja ASN Bantul Diminta Tancap Gas Meski WFA
Advertisement
Advertisement



