Advertisement

PERTANIAN BANTUL : Jamur Ini Ampuh Tangani Hama Wereng

Redaksi Solopos
Senin, 06 April 2015 - 00:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
PERTANIAN BANTUL : Jamur Ini Ampuh Tangani Hama Wereng

Advertisement

Pertanian Bantul memilih atasi hama wereng dengan cara alami.

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul mengendalikan hama wereng yang menyerang lahan pertanian di wilayah setempat dengan musuh alami yakni 'beauveria bassiana'.

Advertisement

"Sejauh ini belum ada serangan hama pada sawah di Bantul karena (hama) bisa dikendalikan dengan musuh alami 'beauveria bassiana' sejenis jamur," kata Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul Yunianti Setyorini, Sabtu (4/4/2015).

Menurut dia, penggunaan musuh alami dalam mengendalikan hama wereng dengan cara disemprotkan kepada tanaman tersebut sudah dimulai sejak setahun lalu dan terus digencarkan dinas bersama petani pada musim tanam tahun ini.

Ia mengatakan, berbagai hama tanaman padi seperti wereng, walang, walang sangit, ulat, lembing dan sundep beluk (penggerek batang) bisa dikendalikan maupun dicegah perkembangannya dengan musuh alami yang bisa menginfeksi serangga tersebut.

"Perlakuan penyemprotan dilakukan saat persemaian padi untuk pencegahan wereng, saat ini dinas sudah mempunyai regu pengendali hama untuk membantu petani mendapatkan musuh alami ini," katanya.

Yunianti mengatakan, setidaknya tahun ini ada puluhan bulak milik kelompok tani yang menjadi sasaran pengendalian hama wereng dengan musuh alami ini, yang tersebar di 17 kecamatan se Bantul.

"Kami aplikasikan di lahan sawah yang pada musim tanam sebelumnya terkena serangan wereng, di masing-masing kecamatan ada, dan sejauh ini hasilnya bagus," katanya.

Ia juga mengatakan, dengan penggunaan musuh alami dalam mengendalikan hama wereng maka petani tidak perlu menggunakan pestisida kimia dalam memberantas hama tanaman tersebut, yang justru tidak bagus untuk pertumbuhan padi.

"Maret-April ini, Bantul sedang mengalami panen raya padi pada lahan seluas sekitar delapan ribu hektare, sejauh ini kami belum mendapat laporan ada serangan wereng, begitu juga panen sebelumnya tidak ada yang gagal panen," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

News
| Sabtu, 04 April 2026, 23:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement