Mbappe Hattrick, Real Madrid Hancurkan Sociedad 4-1
Kylian Mbappe mencetak hattrick saat Real Madrid menghancurkan Real Sociedad 4-1 pada jornada kedua LaLiga 2026/2027.
Oknum polisi menembaki warga Puluhdadi, Sleman.
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang oknum perwira polisi menembaki warga di kampung Puluhdadi, Dusun Seturan, Desa Caturtunggal, Depok, Sleman Jumat (15/5/2015) sekitar pukul 20.00 WIB.
Warga kemudian menggeruduk Mapolda DIY melaporkan tindakan arogan polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang diketahui berinisial TI tersebut.
Peristiwa penembakan berawal ketika seorang warga bernama Fendi Dwi Pramono, 23, melintas di jalan dekat rumah oknum polisi itu dengan menggendarai mobil Kijang pikap nopol AD 1801 LL. Namun tiba-tiba ia dikagetkan tembakan yang mengenai mobil yang dikemudikannya. Kebetulan posisi objek tembakan tepat berdekatan dengan rumah oknum tersebut.
Tembakan sebanyak tiga hingga empat kali mengenai pintu sebelah kiri mobil dan meninggalkan titik menyerupai lubang tapi tidak sampai tembus. Dugaannya pelaku menembak menggunakan air soft gun.
"Sekitar pukul 20.00 WIB saya dari arah selatan bawa mobil lewat samping rumah dia [AKP TI] tiba-tiba ditembak," ungkap Fendi kepada sejumlah wartawan, Sabtu (15/5/2015).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kylian Mbappe mencetak hattrick saat Real Madrid menghancurkan Real Sociedad 4-1 pada jornada kedua LaLiga 2026/2027.
Lumbung Mataraman Giripeni mendapat revitalisasi Rp500 juta dari Danais DIY 2026 dengan pola dana bergulir untuk memperkuat ketahanan pangan.
Puan Maharani menegaskan Gedung DPR RI terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, termasuk melalui rapat paripurna.
BNPB menyebut 19 puskesmas di Flores belum beroperasi penuh pascagempa. Pemerintah menyiapkan 122 tenda dan dua rumah sakit lapangan.
Bank Jateng memperoleh peringkat idAA- dengan prospek Stabil (Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk periode 2026–2027.
Disdikpora DIY mengimbau pelajar SMA/SMK tidak mengikuti aksi demonstrasi 27-31 Agustus 2026 untuk mencegah kekerasan dan tindakan anarkis.