Pemkab Gunungkidul Yakin Target PAD Wisata Rp36 Miliar Dikejar Juni
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Kekeringan Gunungkidul diatasi dengan Spamdes.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Krisis air bersih menjadi masalah yang bakal dihadapi warga saat musim kemarau. Padahal, dari sisi cadangan, Gunungkidul memiliki potensi yang melimpah dari keberadaan beberapa sungai bawah tanah. Namun, sungai-sungai tersebut belum bisa dimanfaatkan secara optimal karena terkendala biaya.
Karena itu, untuk mengatasi krisis air, Pemerintah Kabupaten lebih condong ke program Sistem Penyediaan Air Bersih Desa (Spamdes). Langkah ini dirasa lebih efisien karena biayanya lebih murah dan bisa mencakup ke seluruh wilayah. Sampai sekarang sudah ada 213 Spamdes yang beroperasi di Gunungkidul.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Gunungkidul Slamet Supriyadi memaparkan potensi cadangan air ada di beberapa sungai bawah tanah, seperti Baron, Bribin, Grubug, Ngobaran, Seropan, Sumurup dan Toto.
“Namun, kenyataannya saat kemarau masih banyak warga yang kesulitan air,” kata Slamet, Jumat (22/5/2015).
Untuk pengolahan sumber-sumber tersebut dibutuhkan biaya besar sementara dari sisi anggaran, dana yang dimiliki pemerintah sangat terbatas.
“Biayanya bisa mencapai puluhan miliar rupiah. Selain itu prosesnya juga panjang karena harus melewati beberapa pemompaan. Di salah satu sumber bahkan ada yang dipompa sampai tujuh kali supaya bisa dinikmati warga,” tutur Supriyadi.
Kepala Bidang Cipta Karya DPU Gunungkidul Bambang Antono menambahkan ke depannya Pemkab akan terus mendorong didirikannya Spamdes. Sebab, berdasarkan instruksi dari Pemerintah Pusat, di 2019 nanti, seluruh masyarakat wajib mendapatkan pelayanan air bersih.
Tahun ini ada enam Spamdes di enam kecamatan yang mendapatkan bantuan dari Pemkab. Besaran nominal bantuan yang diberikan bervariasi tergantung dengan kondisi maupun infrastruktur yang ada.
“Maksimal diberikan sebesar Rp200 juta. Dana ini hanya untuk infrastruktur pendukung seperti jalur pipan dan pemeliharaan. Untuk pengeboran, selain inisiatif warga, juga ada bantuan dari beberapa universitas,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Realisasi belanja negara DIY hingga April 2026 capai Rp6,21 triliun, dukung MBG, KUR, pendidikan, dan perumahan.
Mobil terbaik untuk taksi online 2026, mulai dari Daihatsu Sigra, Toyota Avanza hingga Suzuki Ertiga Hybrid yang irit dan nyaman.
Nanik Sudaryati Deyang ditunjuk menjadi Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan harta kekayaannya.
Dinpar Bantul memperketat pengawasan kebersihan dan harga di destinasi wisata. Kunjungan wisatawan selama libur panjang mencapai 32.000 orang.
Janice Tjen melaju ke babak 16 besar Birmingham Open 2026 usai mengalahkan Nao Hibino 6-4, 3-6, 6-2 pada laga pembuka musim rumput.