Advertisement
LONGSOR GUNUNGKIDUL : Tebing Jungwok Rubuh, Belum Ada Rambu Tanda Bahaya
Advertisement
Longsor Gunungkidul terjadi di tebing Jungwok.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Bukan hanya tebing Pantai Sandranan yang merupakan tebing pantai rawan ambrol. Melainkan tebing dari sebuah gunung, berukuran belasan meter yang berada di sebelah timur Pantau Jungwok, Kecamatan Girisubo pada Kamis (25/6/2015) lalu.
Advertisement
Pada Minggu (28/6/2015), Koordinator SAR wilayah I pantai Wediombo, Sunu Handoko Anggara mengatakan tebing itu runtuh akibat terkikis atau tergerus terjangan ombak. Dalam kejadian tersebut tidak ditemukan adanya korban jiwa.
"Karena kondisi gunung bebatuan itu setiap harinya diterjang ombak pasang," ujarnya.
Ia menjelaskan, akses gunung tersebut menuju gunung itu hanya bisa dilakukan saat kondisi pantai sedang surut, sebab jika pasang, maka jalan tertutup oleh genangan air yang tinggi. Gunung bebatuan yang roboh itu, berada cukup jauh dari jangkauan wisatawan sehingga tidak berbahaya. Setiap harinya hanya dipasang jaring oleh warga untuk mencari lobster.
Meski demikian, hingga kini masih belum ada pemasangan rambu-rambu di lokasi. Padahal menurutnya, pemasangan rambu-rambu dibutuhkan untuk mengantisipasi kondisi seperti ini, sebab banyak gunung ataupun tebing yang terletak di pesisir pantai selatan masih perlu diwaspadai.(ufe)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement




