Ratusan Sekolah di Gunungkidul Disetujui Direvitalisasi
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Mellina Abriyanti (tengah) berfoto dengan kedua orang tuanya dan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Wonosari Agus Suryana (kiri) di ruang kepala sekolah, Rabu (10/6/2015). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Pendaftaran siswa baru di Gunungkidul masih diminati termasuk oleh peraih nilai UAN tertinggi di DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Meski sempat dibayang-bayangi tidak bisa melanjutkan sekolah, Mellina Ambriyanti ahirnya mendaftarkan diri ke SMA Negeri 2 Wonosari. Ia mendaftar di hari kedua PPDB dengan total perolehan nilai 404, rinciannya 3980 dari nilai UN dan tambahan poin 60 dari prestasi akademik.
Ketua PPDB SMA Negeri 2 Wonosari Bambang Irianto membenarkan jika Mellina masuk ke sekolahnya. Ia mengaku tidak tahu pasti kenapa memilih di sekolah ini, hanya saja berdasarkan penelusuran ternyata kakak dari Mellina merupakan alumni SMA Negeri 2 Wonosari.
“Mungkin dia tertarik sekolah di sini karena kakaknya cukup berhasil karena bisa menempuh pendidikan di IPDN,” kata Bambang saat ditemui di ruang pendaftaran PPDB, Jumat (3/7/2015).
Dia menambahkan, pihak sekolah pun berjanji memberikan beasiswa bagi peraih nilai tertinggi di DIY itu. Namun demikian, pemberian bantuan ini bukan untuk Mellina seorang, sebab calon siswa yang memiliki nilai di atas 360 juga akan mendapatkan prioritas sebagai penerima beasiswa.
“Untuk Mellina setidaknya bisa mendapatkan pendidikan gratis hingga lulus. Beasiswa ini juga sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih dalam UN,” katanya lagi.
Hari terakhir PPDB lebih banyak diisi dengan kegiatan pendaftaraan karena nilai yang dimiliki tidak memungkinkan masuk di sekolah tersebut. Namun demikian, banyak juga calon siswa yang bersikukuh untuk tidak menarik pendaftaran tersebut.
“Di tempat kami ada 314 calon siswa yang mengambil formulir, tapi yang mengembalikan formulir hanya 239 pendaftar,” ungkap dia.
Bambang menambahkan, meski ada peserta yang tidak mengembalikan formulir, namun untuk penerimaan harus melalui proses seleksi. Hal ini terjadi karena jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia.
“Yang kami terima hanya 192 siswa baru, jadi akan nada yang ditolak,” ujar Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Fajar/Fikri dan Leo/Daniel lolos ke perempatfinal Asian Games 2026. Simak calon lawan, jalur semifinal, dan peluang duel sesama Indonesia di final.
Microsoft mulai meninggalkan label Copilot+ PC pada perangkat Surface terbaru. Standar NPU dan fitur AI tetap dipertahankan.
Indonesia bisa mengunci tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 jika menang atas Malaysia. Simak skenario dan hasil Singapura vs Bangladesh.
Google Vids kini bisa digunakan gratis untuk membuat video AI hingga 1080p. Ada voiceover dan avatar AI yang mendukung bahasa Indonesia.
Warga Karang dan Sungapan kembali menolak tambang pasir Sungai Progo. Puluhan warga mendatangi kantor CV BKS dan meminta aktivitas dihentikan.