Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Suharti memamerkan sisa daging ayam yang belum terjual di Pasar Beringharjo, Senin (13/7/2015). (JIBI/Harian Jogja/Abdul Hamied Razak)
Harga kebutuhan pokok untuk penjualan daging sapi maupun ayam naik.
Harianjogja.com, JOGJA- Harga komoditas daging baik ayam maupun sapi mulai menunjukkan tanda-tanda naik. Sayang, meski stok melimpah permintaan justru turun.
Ditemui Harianjogja.com, Senin (13/7/2015) sejumlah penjual daging mengeluh turunnya penjualan daging pada lebaran tahun ini. Bahkan, mereka menghitung penurunan penjualan mencapai 50% dibandingkan Lebaran tahun lalu. Kondisi tersebut, memicu stok daging di pasaran melimpah.
"Saya hari ini (kemarin) ambil stok 50 ekor. Itu sisanya masih banyak. Tahun ini sepi dan permintaan turun drastis," ujar Suharti penjual daging ayam di Pasar Beringharjo, Senin (13/7/2015).
Menurutnya, selain faktor ekonomi global, menurunnya permintaan disebabkan masyarakat mengalihkan dananya untuk kebutuhan pendaftaran sekolah. Kondisi tersebut sangat berpengaruh pada permintaan daging ayam. Ironisnya, turunnya permintaan tidak hanya terjadi pada transaksi rumah tangga. "Warung-warung makan juga mengurangi permintaan. Biasanya 10 kg jadi enam sampai tujuh kilogram saja," jelasnya.
Dibandingkan konsumsi daging ayam pada Lebaran lalu yang menghabiskan 4-5 kuintal dalam sehari, pada tahun ini penjual daging hanya bisa menghabiskan maksimal 1 kuintal. "Padahal harganya sudah mulai naik. Kalau sebelumnya Rp28.000 perkg, sekarang Rp32.000 perkg," ujar Suharti.
Pada H Lebaran, dia memperkirakan harga daging ayam akan naik menjadi Rp35.000 per kg. Kondisi yang sama terjadi pada lebaran tahun lalu. Dia khawatir, tingginya harga daging ayam akan memukul penjualan daging tahun ini. "Kami butuh kestabilan harga, kalau harganya terjangkau, pembeli bisa banyak dan pedagang bisa tenang," harapnya.
Senada dengannya, penjualan daging sapi juga tidak bisa diharapkan. Permintaan daging sapi yang biasanya tinggi menjelang hingga perayaan lebaran sepertinya tidak terjadi tahun ini. "Kalau dibanding tahun lalu, sekarang penjualan daging sapi anjlok. Saya juga nggak tahu faktor penyebabnya apa," keluh Legiyem penjual daging sapi di Pasar tersebut.
Dia mengatakan, saat ini harga daging sapi masih di patok Rp100.000 perkg untuk kualitas satu. Sementara, daging sapi kualitas dua dihargai Rp95.000-Rp98.000 perkg. Dia memprediksi, pada H Lebaran harga daging sapi kembali naik antara Rp110.000-Rp115.000 perkg.
"Saya belum tahu bisa nambah pasokan atau tidak. Hari ini hanya masuk 25 kg. Kalau lebaran nanti rencananya masuk 50kg. Biasanya kalau lebaran seperti tahun lalu, saya masuk 100 kg jadi turun separuhnya," kata Legiyem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Xiaomi 18 Pro muncul di Geekbench dengan skor 3.619 single-core dan 11.842 multi-core. Chipset yang diuji memiliki dua core hingga 5,01 GHz.
Rumah sudah dibeli tetapi sertifikat masih atas nama pemilik lama? Simak risiko administrasi, proses balik nama, dan layanan PERINTIS 10 hari ATR/BPN.
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
Penjualan mobil diesel Januari-Agustus 2026 mencapai 30.496 unit. Toyota Innova Reborn mendominasi dengan 18.289 unit, disusul Fortuner dan Pajero Sport.
Piala Super Spanyol 2027 digelar di Stadion Olimpiade Atatürk, Istanbul, pada 2–7 Februari. Barcelona, Real Madrid, Real Sociedad, dan Atletico Madrid.