Advertisement
RASKIN KULONPROGO : Distribusi Raskin Diawasi Ketat
Advertisement
Raskin Kulonprogo mulai disalurkan untuk tahap 14 tahun ini. DIstribusi dilakukan secara ketat
Harianjogja.com, KULONPROGO – Distribusi http://cms.solopos.com/2015/11/22/raskin-kulonprogo-raskin-diambil-sampel-untuk-diperiksa-tapi-belum-mencakup-semua-wilayah-663130" target="_blank">beras bagi warga miskin tersalurkan dengan lancar di Desa Glagah, Temon, Rabu (2/12/2015). Sejumlah warga berdatangan usai beras murah bagi warga miskin turun dari truk.
Advertisement
Titin, petugas pengawas pengambilan raskin dari Dusun Bapangan, mengaku sampai saat ini distribusi lancar. Berdasarkan pantauannya, beras yang didistribusikan kali ini juga relatif layak untuk dikonsumsi. Meski beras murah, namun kondisi beras ke 14 yang didistribusikan kali ini tidak dikeluhkan warga.
“Tidak ada keluhan dari warga. Berasnya dalam kondisi yang layak konsumsi,” ujar Titin.
Titin mengatakan, ada kurang lebih 15 kepala keluarga di dusun tersebut yang mengambil jatah raskin bulan ini. Bagi warga kurang mampu, beras tersebut sangat penting untuk memenuhi kebutuhan warga selama beberapa minggu.
“Tapi tergantung juga jumlah anggota keluarganya. Paling tidak beras murah ini bermanfaat bagi warga,” jelas Titin.
Pengawasan distribusi raskin terus dilakukan petugas di setiap wilayah yang ditunjuk. Titin mengaku, selama ini belum ditemukan raskin dalam kondisi buruk dan tidak layak konsumsi. Namun, dirinya tetap memantau setiap raskin yang keluar dari Balaidesa Glagah hingga ke rumah warga.
Hal itu seperti yang sebelumnya ditegaskan Kepala Dinsosnakertrans Kulonprogo Eko Pranyata. Eko mengatakan, setiap distribusi raskin dilakukan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se Kulonprogo dikerahkan untuk mengawasi langsung pendistribusian raskin.
Petugas tersebut akan mengambil sampel beras untuk dievaluasi bersama dan dilaporkan jika terdapat http://cms.solopos.com/2015/09/15/raskin-kulonprogo-kualitas-beras-raskin-tak-lagi-banyak-dikeluhkan-642800" target="_blank">beras yang tidak layak dikonsumsi warga.
“Dari distribusi diawasi terus sampai beras itu dibawa warga ke rumahnya. Selama pengawasan dilakukan, jumlah temuan beras tidak layak konsumsi dapat diminimalisir. Lagipula pihak Bulog juga sudah mempersilakan, jika ada beras tidak layak segera laporkan untuk segera diganti yang baru,” tandas Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




