Advertisement
LALU LINTAS SLEMAN : Ada 20 Titik Ruas Jalan yang Padat, Dimana Saja?
Advertisement
Lalu lintas Sleman selama libur akhir tahun akan macet.
Harianjogja.com, SLEMAN- Kepadatan lalu lintas di Sleman diprediksi meningkat saat libur Natal hingga perayaan tahun baru 2016. Sejumlah titik rawan kemacetan terutama jalanan yang berbatasan langsung dengan Kota Jogja perlu diwaspadai agar masyarakat tidak terjebak kemacetan.
Advertisement
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sleman Agoes Soesilo Endriarto mengatakan, pihaknya telah memetakan sejumlah titik kemacetan di wilayah Sleman. Hal itu dilakukan karena selama libur Natal dan malam pergantian tahun, arus lalu lintas kendaraan bermotor dipastikan bertambah.
“Kami sudah memetakan titik-titik kemacetan dan jalur alternatif. Rekayasa lalu lintas akan kami dilakukan bersama pihak kepolisian,” kata Agoes di kantornya, Jumat (18/12/2015).
Menurutnya, sejumlah titik-titik kemacetan berada di jalur-jalur penghubung ke Kota Jogja. Beberapa jalur yang diprediksi mengalami kemacetan seperti Jalan Magelang, Jalan Wates, Jalan Palagan, Jalan Kaliurang, dan jalan Gejayan.
“Titik kemacetan sekitar 20 titik. Di simpang empat Condongcatur itu diprediksi macet karena ada Hartono Mall. Kami akan siapkan antisipasinya nanti,” ujar Agoes.
Selain itu, sambungnya, ada sejumlah lokasi tujuan wisata di Sleman yang biasanya menjadi tujuan masyarakat mengisi liburan dan malam tahun baru. Salah satu lokasi objek wisata baru itu berada di Maguroharjo, Depok, Sleman.
“Ada objek wisata baru, Jogja Bay di sana. Kami akan melakukan pengaturan lalu lintas di objek wisata baru wisata air itu dengan sistem buka tutup,” katanya.
Selain rekayasa lalin, pihaknya juga akan menambah rambu-rambu lalu lintas di titik-titik kemacetan lainnya seperti di simpang Denggung, simpang tiga Panti Asih Jalan Kaliurang dan simpang empat Pengadilan Negeri Sleman. Lokasi itu adalah jalur menuju titik keramaian tahun baru yakni di Kaliurang dan Lapangan Denggung.
“Meski kami menyiapkan infrastruktur dan rambu-rambu lalin di sejumlah titik kemacetan, tetapi peralatan kelengkapannya masih terbatas. Untuk lampu lalin idealnya menggunakan sistem ATCS,” tambahnya.
Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishubkominfo Sleman, Sulton Fatoni mengatakan, pihaknya akan menerjukan dua tim masing-masing 20 orang untuk setiap tim. Kedua tim tersebut bertugas menangani titik-titik keramaian di Jalan Kaliurang dan Lapangan Denggung. Keramaian di Kaliurang diperkirakan mulai pukul 19.00 WIB. Sedangkan di Lapangan Denggung sekitar pukul 21.00 WIB.
“Jalan Kaliurang dan sekitar Lapangan Denggung sistemnya buka tutup. Kami siapan rambu penutup jalan. Begitu padat, kalau memang perlu ditutup, kita tutup,” kata Sulton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




