Advertisement
PEMKAB BANTUL : Pembangunan Talut Jembatan Ngablak Mendesak, Ini Alasannya
Advertisement
Pemkab Bantul memperbaiki talut di daerah Jambidan.
Harianjogja.com, BANTUL-Pembangunan talut dekat jembatan Ngablak yang membentang di atas Sungai Opak di Desa Jambidan, Banguntapan, Bantul termasuk kegiatan mendesak. Ambrolnya talut tidak hanya mengancam jembatan melainkan juga permukiman warga sekitar. Jembatan itu menghubungkan Dusun Ngablak dengan Dusun Jlamprang Kidul di Desa Jambidan.
Advertisement
Kepala Operasional Jaringan Irigasi Dinas Sumber Daya Air (SDA) Bantul Suyitno mengatakan Sungai Opak telah menggerus permukiman warga selebar lima meter lantaran ambrolnya talut penahan air.
“Sebelum tergerus jarak antara rumah warga dengan tepi sungai sembilan meter sekarang tinggal empat meter,” kata dia, Selasa (12/1/2016).
Sejatinya, perbaikan talut Sungai Opak merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWS). Namun karena keterbatasan anggaran dari BBWS serta mendesaknya waktu perbaikan mendorong pemerintah daerah turun tangan.
Ditambahkannya, lembaganya hanya membangun bronjong di lokasi tersebut, sedangkan pembangunan jembatan dan bendungan yang ada di bawah jembatan diserahkan ke Dinas Pekerjaan Umum.
Ketua Komisi A DPRD Bantul Amir Syarifudin mengatakan, pembangunan talut jembatan Ngablak termasuk kegiatan mendesak karena menyangkut keselamatan warga yang bermukim di dekat sungai.
“Itu kenapa kami mendesak agar pembangunan talut segera dilakukan,” imbuh Amir Syarifudin. Komisi A pada Senin (11/1/2016) sempat meninjau talut tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jerman Prediksi AS Tak Lanjutkan Invasi Darat ke Iran, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




