Drama Adu Penalti! Swiss Singkirkan Kolombia, Tantang Argentina
Swiss lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 usai kalahkan Kolombia via penalti 4-3. Berikut hasil, analisis, dan prediksi vs Argentina
Sejumlah sukarelawan saat mengevakuasi pohon tumbang dampak hujan deras dan angin kencang di Sleman, Sabtu (24/2/2024). - ist/BPBD DIY
Harianjogja.com, SLEMAN — Cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (3/4/2026). Dampaknya, berbagai kejadian seperti pohon tumbang hingga kerusakan bangunan dilaporkan di wilayah Kabupaten Sleman.
Laporan BPBD Kabupaten Sleman melalui Pusdalops mencatat, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, dengan pembaruan data terakhir pada pukul 18.30 WIB.
Sebelumnya, peringatan dini cuaca telah dirilis pada pukul 12.25 WIB yang menyebutkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah DIY, termasuk Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul.
Dampak di Kapanewon Depok
Di wilayah Kapanewon Depok, beberapa kejadian pohon tumbang dilaporkan terjadi di sejumlah titik. Di antaranya di Jalan Ring Road Utara Condongcatur yang menyebabkan sebuah mobil tertimpa pohon. Selain itu, pohon tumbang juga menimpa kios dan jaringan listrik di kawasan Gejayan.
Insiden serupa terjadi di Jalan Affandi, di mana pohon tumbang mengenai bangunan hotel. Sementara itu, di area sekitar kampus Universitas Mercu Buana, pohon dilaporkan miring dan sempat membahayakan pengguna jalan.
Di lokasi lain, pohon tumbang juga menimpa area parkir hotel di kawasan Kaliwaru. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada bangunan Masjid Prayan Raya dengan bagian atap yang dilaporkan berterbangan dan hingga kini masih dalam penanganan.
Dampak di Cangkringan
Kondisi serupa juga terjadi di Kapanewon Cangkringan. Sejumlah pohon tumbang dilaporkan melintang di jalan, seperti di wilayah Wukirsari dan Umbulharjo.
Tak hanya mengganggu akses jalan, beberapa pohon juga menimpa rumah warga dan bangunan usaha. Di Tegalsari, atap rumah warga dilaporkan beterbangan akibat terjangan angin kencang.
Selain itu, di kawasan Pentingsari, pohon tumbang masih dalam proses penanganan karena menutup akses jalan dan merusak bagian dapur rumah warga.
Penanganan dan Personel
Tim gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan dan asesmen di lokasi kejadian. Unsur yang terlibat antara lain TRC BPBD Sleman, aparat kepolisian, TNI, petugas PLN, serta relawan dan warga setempat.
Hingga laporan terakhir, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini.
BPBD Sleman mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, terutama pada masa peralihan musim seperti saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Swiss lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 usai kalahkan Kolombia via penalti 4-3. Berikut hasil, analisis, dan prediksi vs Argentina
Wakil Ketua DPRD DIY, Budi Waljiman, mendorong penguatan budaya membaca dan menulis di tengah derasnya arus informasi digital
FIFA selidiki dugaan rasis suporter Argentina ke iShowSpeed di Piala Dunia. Simak kronologi insiden dan kontroversi terbaru tim Tango di sini.
Sekda baru Kota Jogja, Budi Santosa Asrori, memprioritaskan pelaksanaan program RPJMD, penguatan tata kelola pemerintahan, dan penanganan isu strategis seperti
Jumlah lulusan perguruan tinggi di Sleman terus bertambah, sementara lapangan kerja formal belum mampu mengimbanginya. Disnaker soroti mismatch kompetensi.
DPRD Gunungkidul mulai membahas tiga Raperda inisiatif pada Juli 2026. Total 12 Raperda ditargetkan selesai dibahas dan ditetapkan hingga akhir tahun.