Advertisement
DAMPAK EL NINO : 92 Ha Lahan tadah Hujan Gagal Panen, Bagaimana Produksi Palawija, Sayuran dan Buah?
Advertisement
Dampak el nino di Gunungkidul menyebabkan 92 hektare lahan gagal panen
Harianjogja.com, JOGJA—Produksi palawija, sayuran, dan buah di DIY diperkirakan tetap aman meskipun di beberapa wilayah di DIY tidak mendapatkan guyuran hujan dengan stabil.
Advertisement
Kepala Dinas Pertanian DIY Sasongko mengungkapkan, cuaca saat ini memang membuat petani mengeluh karena tanaman padi di beberapa wilayah telat mendapatkan air hujan sehingga pertumbuhan terganggu.
Hasil pendataan menunjukkan 92 hektare padi di lahan tadah hujan di Gunungkidul berpotensi gagal panen.
“Tapi, untuk palawija, buah, dan sayur kami kira tidak ada masalah. Masih aman,” ujar dia Jumat (22/1/2016).
Ia mengungkapkan beberapa wilayah di DIY khususnya di Gunungkidul sudah melaksanakan sistem tumpangsari dengan menanam jagung dan kedelai. Para petani sudah mulai menanam tanaman palawija untuk menambah produktivitas lahan.
Tanaman palawija umumnya lebih tahan dengan pasokan air yang minim sehingga ia optimistis pasokan bahan pangan untuk palawija tidak akan terganggu.
Ia menyebutkan, saat ini baru di awal tahun. Ia berharap cuaca kembali bersahabat. Untuk imbasnya terhadap sayuran, ia mengaku belum menemukan. Pasalnya, saat ini belum masa tanam bawang merah. Biasanya, bawang merah ditanam usai panen padi.
“Petani biasanya menanam padi pada Maret atau april. Ada siklus kedua. Biasanya setelah padi selesai,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
Advertisement
Advertisement




