Advertisement

TAMBANG ILEGAL : Penambangan Ilegal di Bantul Kian Marak

Bhekti Suryani
Jum'at, 29 Januari 2016 - 12:55 WIB
Nina Atmasari
TAMBANG ILEGAL : Penambangan Ilegal di Bantul Kian Marak

Advertisement

Tambang ilegal di Bantul kian marak

Harianjogja.com, BANTUL- Penambangan pasir ilegal di pesisir selatan Bantul kian marak. Empat titik area lahan pasir kini berubah menjadi kawasan penambangan.

Advertisement

Tambang pasir tersebut tersebar di Desa Gadingsari, Sanden sebanyak tiga titik serta di Desa Gadingharjo, Sanden satu titik.

“Di Gadingsari lokasinya di Dusun Wonoroto, di Gadingharjo masuk Dusun Karanganyar,” ungkap salah seorang warga Gadingsari, Sanden yang meminta identitasnya dirahasikan demi keamanannya, Kamis (28/1/2016).

Menurut sumber yang juga tokoh masyarakat di pesisir tersebut, tambang-tambang baru itu bermunculan sekitar sebulan terakhir. Semula kata dia hanya ada satu hingga dua titik penambangan pasir di wilayah ini.

Seiring waktu, jumlahnya terus bertambah. Alhasil area penambangan kian meluas. “Kalau ditotal sekarang luasnya sudah mencapai puluhan hektare,” lanjutnya lagi.

Para penambang tidak hanya mengeruk keuntungan dari material pasir, melainkan juga tanah di lokasi penambangan untuk kepentingan urug tanah. Aktifitas penambangan pasir itu dilakukan di tanah milik pribadi dan lahan pasir yang diklaim pemerintah sebagai Sultan Grond (SG). Kondisi tersebut menurutnya merugikan lingkungan sekitar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon

Tangis Pecah Sambut Kepulangan Tiga Prajurit Gugur di Lebanon

News
| Sabtu, 04 April 2026, 19:42 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement