Advertisement
WISATA GUNUNGKIDUL : Punya Tiga Objek Wisata, Warga Menggoran Mulai Tingkatkan SDM
Advertisement
Wisata Gunungkidul di Dusun Bleberan Playen punya tiga objek
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Masyarakat Dusun Menggoran 1, Bleberan, Playen mulai meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas wisata di Kawasan Bleberan.
Advertisement
Kepala Dusun Menggoran 1, Purwanto menjelaskan bahwa ada tiga lokasi wisata di Desa Bleberan yakni Situs Bleberan, Air Terjun Srigethuk dan Gua Rancang Kencana. Sementara Dusun Menggoran 1 berlokasi amat dekat dengan air terjun Srigethuk dan gua Rancang Kencana.
Menyadari objek wisata ini menjadi potensi pariwisata yang memajukan dusun, masyarakat sekitar mulai berupaya meningkatkan kompetensi SDM dan pelayanan prima.
Purwanto juga memaparkan bahwa masyarakat masih perlu dipertajam kesadarannya bahwa mengelola wisata alam, bukan sekedar mengandalkan alam, melainkan juga mengandalkan pola pemikiran.
Untuk saat ini, masyarakat Dusun Menggoran 1 baru aktif sebagai pegiat kuliner, padahal dusun ini memiliki potensi lain, yakni homestay. Karena selama ini tidak sedikit wisatawan yang datang ke objek wisata membutuhkan homestay terdekat dengan objek air terjun dan gua.
"Tapi belum seluruh masyarakat siap, padahal prospek sekali, maka, saat ini hingga ke depan kami akan terus berupaya terus bersama membangun pola pikir pelayanan, itu landasan penting. Karena kalau rumah dijadikan homestay namun melayani tamu asal-asalan dan tidak benar, pengelolaannya jadi kacau, hidup mati wisata juga tergantung kepada masyarakat," ujarnya, Sabtu (30/1/2016).
Dari 215 Kepala Keluarga (KK), sambungnya, baru dua KK yang rumahnya sempat menjadi homestay bagi wisatawan, serta pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa kasur busa.
"Peningkatan ini juga untuk kesejahteraan masyarakat," terangnya.
Pihaknya mengaku bahwa hasil dari objek wisata Srigethuk dan Gua Rancang Kencana tidak dapat diremehkan. Karena, pada 2014 saja, dua objek wisata ini bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada Gunungkidul hingga Rp229 juta.
Pada 2015 menyumbang Rp279,6 juta. Sedangkan pada 2015 mampu memberikan kontribusi kepada Dinas Kehutanan danĀ Perkebunan Daerah Istimewa Yogyakarta, sebanyak Rp13,7 juta. Karena sejumlah lahan milik Dinas tersebut, dan pengelola mendapat hak pakai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement





