WISATA KULONPROGO : Agenda Wisata Tahunan di Kulonprogo Masih Belum Jelas

Warga saling berebut hasil bumi dan uba rampe yang ada pada sebuah gunungan dalam acara merti dusun dan labuhan yang digelar di Dusun Imorenggo, Desa Karangsewu, Galur, Minggu (14/12/2014). (JIBI/Harian Jogja - dok. panitia Imorenggo)
01 Februari 2016 12:09 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Wisata Kulonprogo akan dimeriahkan dengan banyak kegiatan wisata, namun sampai saat ini masih belum disusun

Harianjogja.com, KULONPROGO- Genap satu bulan memasuki tahun 2016, Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga (Disparpora) Kulonprogo belum menyediakan kalender kegiatan tahunan sebagai salah satu alat penarik wisatawan.

Banyaknya agenda upacara adat dan budaya yang hingga kini belum ditentukan waktunya membuat Disparpora Kulonprogo sulit menyelesaikan agenda wisata tahunan tersebut secepatnya.

Kepala Seksi Atraksi Wisata Disparpora Kulonprogo, Samsul Hilal menyebutkan bahwa hingga kini pembuatan kalender kegiatan tahunan masih dalam proses persiapan. Ia memperkirakan bahwa jadwal acara atraksi seni dan budaya penarik wisatawan di Kulonprogo ini baru akan bisa diluncurkan pada April 2016 mendatang.

“April nanti, masih harus menunggu kepastian waktu,” ujarnya pada Harian Jogja pada Minggu (31/1/2016).

Ia menambahkan bahwa sulitnya membuat kalender kegiatan ini karena banyaknya acara yang belum pasti penyelenggaraannya, termasuk waktunya. Menurutnya tak banyak agenda upacara adat di Kulonprogo yang waktunya sudah pasti, jikapun ada jumlahnya tak banyak.

Ia menyebutkan acara labuhan Puro Pakualaman yang diselenggarakan tiap 10 Muharram sebagai salah satu acara yang sudah pasti penyelenggaraannya.  Selain itu, masyarakat juga masih banyak yang memiliki kepercayaan tertentu sehingga untuk melaksanakan suatu acara butuh banyak persiapan.

“Masyarakat biasanya menyiapkannya seminggu sebelum acara, mempertimbangkan banyak hal dulu,” jelas Samsul.