Mahasiswa Sumba Tenggelam di Pantai Glagah

Personil Basarnas menyisir area timur bibir Pantai Glagah dalam rangka pencarian korban tenggelam menggunakan kendaraan ampibi pada Senin (1/2/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI - Harian Jogja)
01 Februari 2016 17:21 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Mahasiswa asal Sumba ternggelam di Pantai Glagah Kulonprogo

Harianjogja.com, KULONPROGO- Seorang mahasiswa Anicetus Muda Kondo, 19, asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) hilang tenggelam saat berenang di Pantai Glagah, Temon pada pukul 15.30, Minggu (31/1/2016).

Korban yang pada saat kejadian mengenakan kaus berwarna kuning dan bercelana jeans ini terserat ombak yang datang hingga ke tengah laut.

Maria Dini Walu, kakak kandung korban menyatakan bahwa korban saat itu sedang mampir ke pantai bersama lima  temannya setelah sebelumnya melaksanakan tugas dari kampusnya, STIKES Wirahusada. Setelah mendapatkan informasi dari teman-temannya, Dini kemudian langsung datang ke Pantai Glagah pada pukul 18.00 WIB, Minggu (31/1).

“Padahal adik saya jarang ke pantai,” ujarnya saat menunggu hasil pencarian di Pos Sarlinmas, Pantai Glagah, Senin (1/2/2016).

Desi Septianingsih, anggota Sarlinmas Wilayah V, menjelaskan bahwa kini cuaca memang cenderung sedang tidak ramah. Hujan dan angin yang tidak menentu membuat arus air laut sulit dideteksi arahnya.

Desi menjelaskan bahwa pada saat kejadian korban sendirian berenang di laut, sedangkan teman-temannya yang lain berada di tepi pantai. Menurut Desi, selama ini pihaknya sudah mengingatkan semua pengunjung untuk tidak berenang di laut.

Imbauan ini juga sudah diperjelas dengan adanya papan peringatan yang banyak tertempel di kawasan pantai ini.