KASUS DBD BANTUL : Rumah Sakit Mencatat Lonjakan Kasus Demam Berdarah

Pasien DBD Jombang menjalani perawatan di RS Kristen Mojowarno, Selasa (2/2/2016). (JIBI/Solopos/Antara - Syaiful Arif)
07 Februari 2016 04:19 WIB Bhekti Suryani Bantul Share :

Kasus DBD Bantul mulai meningkat memasuki musim hujan

Harianjogja.com, BANTUL- Lonjakan kasus demam berdarah mulai terjadi di rumah sakit di Bantul menyusul musim hujan yang masih berlangsung sampai sekarang.

Di Rumah Sakit (RS) PKU Muhamadiyah Bantul tercatat pasien demam berdarah sebanyak 68 orang selama sebulan terakhir. Terdiri dari pasien rawat inap sebanyak 27 orang dan pasien rawat jalan 41 orang.

"Jumlahnya mengalami peningkatan, bulan sebelumnya tidak sebanyak ini," terang Humas RS PKU Muhamadiyah, Bantul Budi Santoso, Jumat (5/2/2016).

Untuk pasien rawan inap, jumlah korban anak-anak mendominasi sebanyak tujuh orang, sisanya lima orang pasien demam berdarah dewasa. Beruntung sepanjang tahun ini tidak terjadi kasus kematian akibat demam berdarah di RS PKU Muhamadiyah Bantul.

Kenaikan data demam berdarah juga tercatat di Dinas Kesehatan Bantul. Sejak awal hingga akhir Januari lalu tercatat lebih dari 65 kasus demam berdarah di Bantul, dengan korban jiwa nihil. Dibanding Desember 2015, terjadi lonjakkan signifikan hingga dua kali lipat.