TAMAN BUDAYA KULONPROGO : Tak Punya Ruang Pamer, Seniman Kulonprogo "Tak Terlihat"

09 Februari 2016 20:21 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Taman Budaya Kulonprogo dinanti seniman Kulonprogo

Harianjogja.com, KULONPROGO- Pembangunan Gedung Taman Budaya Kulonprogo masih belum tuntas. Padahal, kalangan seniman lokal berharap gedung yang dibangun di wilayah Desa Pengasih, Kecamatan Pengasih itu bisa segera digunakan.

Harapan itu salah satunya disampaikan pengurus Komunitas Pelukis Kulonprogo ‘Serang’, Agung Menoreh, Senin (8/2/2016). Dia berpendapat para seniman Kulonprogo, terutama di bidang seni rupa, belum memiliki ruang atau gedung pameran yang representatif.

Akibatnya, eksistensi mereka cenderung tidak terlihat oleh masyarakat sehingga perkembangan seni rupa di Kulonprogo dianggap lesu.

“Aktivitas para seniman sebenarnya selalu ada tapi karya kami malah jarang kelihatan di Kulonprogo karena memang belum ada wadah yang khusus untuk seni rupa,” papar Agung.

Pelukis asal Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh tersebut lalu berharap pemerintah menyediakan ruang pameran yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang pameran kolektif. Menurut Agung, Taman Budaya Kulonprogo bakal jadi andalan. Berbagai karya seni rupa bisa dipajang di galeri khusus, baik itu lukisan, ukiran, patung, maupun lainnya. “Kolektor juga akan lebih mudah untuk memilih dan membeli karya yang ada,” kata dia.

Hal senada diungkapkan Ketua Komunitas Perupa Kulonprogo ‘Kesinian’, Teguh Paino. Selama ini, beberapa pameran yang coba digelar komunitasnya diselenggarakan di Balai Desa Wates, Kulonprogo. Namun, kondisi fasilitasnya serba minimalis sehingga pameran menjadi kurang maksimal.

Gedung Taman Budaya Kulonprogo diharapkan mampu memfasilitasi kebutuhan ruang pameran karya seni. “Kulonprogo memang belum punya gedung khusus yang cukup layak jadi lokasi pameran,” ucap Teguh.