UJIAN NASIONAL 2016 : Siapkan Mental Siswa, Sekolah Beri Pendampingan Sesuai Permintaan Siswa

Teknisi komputer SMAN 1 Sleman, Ardian Purwonugroho, mengecek komputer yang akan digunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2015-2016 ini, Senin (2/11/2015). (Harian Jogja - Bernadheta Dian Saraswati)
10 Februari 2016 17:21 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Ujian Nasional 2016 sudah dipersiapkan sekolah dengan memberikan pendampingan

Harianjogja.com, SLEMAN- Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 1 Sleman, Amin Suyono mengungkapkan untuk menyiapkan mental peserta didiknya menghadapi Ujian Nasional (UN) 2016, sekolah telah menyiapkan dua program pendampingan.

Pertama, les pagi bimbingan belajar intensif dari pukul 06.00 sampai 07.00. "Ini sifatnya wajib bagi seluruh siswa kelas XII," ujarnya, Selasa (9/2/2016).

Kedua, layanan klinis untuk siswa yang merasa kesulitan dalam memahami pelajaran tertentu. Dalam program layanan ini, guru memberikan pendampingan berdasarkan permintaan siswa.

Namun program ini tidak bersifat wajib dan diselenggarakan pada waktu di luar jam belajar. "Untuk kisi-kisi materi irisan sudah kita kasih. Persiapan ujian ini telah kami lakukan sejak tahun lalu," katanya.

Dia meyakini dengan persiapan yang telah dilakukan, seluruh siswa kelas XII di sekolahnya bisa melewati UN dengan lancar. Adapun soal irisan yang diujikan, menurut Amin, pasti merupakan materi yang dipelajari di kedua kurikulum yang saat ini sedang berlaku. Misalnya pelajaran matematik pada Kurikulum 2013 ada materi integral. Begitupun pada kurikulum 2006. Maka soal mengenai materi integral ini akan keluar dalam UN.

Sementara untuk materi induksi matematik hanya dipelajari di Kurikulum 2013. Sedangkan di Kurikulum 2006 tidak ada. Maka soal materi ini tidak akan keluar dalam UN.

Adapun simulasi UNBK di sekolahnya berjalan tanpa kendala yang berarti. Peserta UN di SMAN 1 Sleman berjumlah 179 orang dibagi ke dalam tiga sesi ujian. Antara lain pukul 07.30 sampai 9.30, 10.30 sampai 12.30, dan 14.00 sampai 16.00.

"Persiapan teknisnya sudah kami lakukan. Misalnya jenset, kami juga sudah mengirim surat ke PLN agar pas ujian listriknya tidak mati," kata Amin.

Tahun ini 33 sekolah di Sleman siap menjalankan UNBK. Jumlah tersebut terdiri 25 jenjang SMK, tiga SMA dan lima SMP. Untuk jenjang SMA, UNBK diselenggarakan di SMAN 1 Kalasan, SMAN 1 Sleman dan SMAN 1 Godean. Sedangkan SMP, ada SMPN 3 Tempel, SMPN 3 Godean, SMPN 4 Depok, SMPN 1 Kalasan dan SMPN 4 Pakem. Adapun rencana pelaksanaan UNBK berlangsung pada 4 sampai 9 April.