SEKOLAH JOGJA : SMP Muh 2 Yk, Andalkan Kelas Bahasa dan Tahfidz'

Siswa kelas 8 SMP Muh 2 Yk saat mengikuti manasik haji di halaman SMP Muh 2 Yk, belum lama ini. (JIBI/Harian Jogja - dok. SMP Muh 2 Yk)
16 Februari 2016 02:20 WIB Jogja Share :

Sekolah Jogja SMP Muh 2 merupakan kelas rintisan RSBI.

Harianjogja.com, JOGJA – Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 2  Yogyakarta (SMP Muh 2 Yk) memiliki keunggulan kelas bahasa dan tahfidz. Dua kelas ini awalnya merupakan kelas rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) yang dimiliki SMP Muh 2 Yk.

Kepala SMP Muh 2 Yk, Nilawati Isdwiantari mengatakan setelah penghapusan kelas RSBI ini, SMP Muh 2 Yk tidak ingin menghilangkan ritisannya. Bahkan mereka mengembangkan kelas tersendiri yang kini menjadi identitas.

“Kami memang memiliki keunggulan kelas Bahasa dan Tahfidz. Dua kelas ini memang kami seleksi dengan sangat ketat. Sebab kelas ini nantinya akan memiliki tambahan jam untuk pelajaran bahasa atau tahfidz,” kata Nilawati di kantornya belum lama ini.

Untuk kelas bahasa, Nilawati ingin sekali membina sister school ke depannya. Makanya kelas bahasa ini dimunculkan agar jika ada kunjungan atau mungkin mengunjungi sekolah lain di luar negeri, siswa sudah terbiasa dengan bahasa Inggris.

“Bahkan bulan Maret 2016 kami akan berangkatkan 15 anak ke Jepang. Mereka akan mengunjungi salah satu sekolah di Jepang. Nantinya akan bergantian sekolah asal Jepang itu akan mengunjungi kami,” kata perempuan berjilbab itu.

Nilawati menambahkan untuk program tambahan mata pelajaran bahasa Inggris dan bahasa Jepang ini pihaknya tidak ingin main-main. Jam tambahan untuk kelas bahasa ini satu kelas akan diampu tiga guru.

“Kami bekerja sama dengan Univeritas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk pengajaran bahasa asing ini,” kata Nilawati.

Sementara untuk kelas tahfidz pihak sekolah memiliki penyaringan khusus, yakni siswa harus hafal minimal dua juz Al-Quran. Sedangkan tambahan pelajarannya memang khusus untuk mempelajari tahfidz. “Kami juga bekerja sama dengan UAD dalam mendampingin siswa kami,” katanya.

Waka Kurikulum SMP Muh 2 Yk, Rini Diah Herawati menambahkan di SMP Muh 2 Yk masih ada kelas reguler. Kelas ini lebih menonjolkan pada pelajaran biasa namun juga fokus pada penelitian. Di sini tidak ada tambahan jam pelajaran khusus.

“Meskipun kelas reguler kami memiliki standar kelulusan tinggi. Sebab tahun lalu, rata-rata nilai ujian nasional (UN) kami mencapai 29,55, di atas rata-rata Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jogja yang hanya 29,50. Bahkan dibandingkan SMP  tingkat muhammadiyah Kota kami jadi yang tertinggi,” kata Rini.

Sekolah yang ada di Jalan Kapas ini memiliki kunci sukses mengantarkan rata-rata nilai tertinggi para siswanya dalam UN. Pihaknya memiliki program les mata pelajaran UN sebelum masuk kelas normal.

“Pendidikan penting, namun nilai agama juga tidak kalah penting. Makanya dalam membekali iman anak-anak saat UN kami mengajak mereka shalat tahajud. Kami bangunkan siswa lewat telepon, pesan singkat hingga media-media lainnya. Ini untuk melatih siswa dan juga orang tuanya agar mau shalat tahajud,” kata Rini.