UNBK 2016 : Ini Curhatan Siswa Hadapi Ujian

Siswa kelas XII SMK Negeri 2 Depok menjalani uji coba pelaksanaan Ujian Nasional (UN) bersistem computer based test (CBT), Jumat (27/3/2015). (JIBI/Harian Jogja - Rima Sekarani I.N.)
17 Februari 2016 11:20 WIB Uli Febriarni Jogja Share :

UNBK 2016, siswa mengaku belum terbiasa ujian secara online.

Harianjogja.com, JOGJA-Sejumlah siswa mengaku masih belum terbiasa dengan sistem Ujian Nasional Computer Based Test (CBT)/Berbasis Komputer (UNBK). Salah satu kekhawatiran yang muncul apabila terjadi gagal login atau login ulang yang berlangsung lama, apabila terjadi mati listrik ketika UN berlangsung.

Hasna Difa Salisa, siswa CI 2 SMP N 5 Jogja menjelaskan dirinya belum terbiasa dengan perubahan sistem mengerjakan soal yang sebelumnya mencoret di kertas, berubah mengerjakan di komputer. Ia juga sempat panik, karena saat simulasi, listrik mati saat ia baru mengerjakan soal ke-22 dari 40 soal yang dikerjakan.

"Ketika harus login ulang, komputer temen-temen sudah berhasil login ulang, tapi kok komputer saya tidak bisa langsung masuk, takutnya kalau ujian aslinya nanti bagaimana, semoga login bisa lancar, listrik juga tidak mati saat sedang mengerjakan soal," ungkapnya, Selasa (16/2/2016)

Sedangkan Firdaus Bisma, yang berada di satu ruang yang sama menyebut komputer yang ia gunakan saat simulasi sempat mengalami gagal login.

"Ada tulisan komputer anda tidak terdaftar, tidak tahu kenapa," tuturnya.

Sementara Sultan Iskandar, siswa CI 2 mengaku bahwa UNBK sesungguhnya memberikan kemudahan dan lebih efektif daripada ujian dengan sistem mengerjakan soal di atas kertas.

"Ukuran font bisa berubah, menyesuaikan kemampuan penglihatan siswa. Selain itu ada pilihan apakah kita sudah yakin dengan jawaban, dan sistem mengingatkan sebelum kita pergi meninggalkan kelas, jadi kita diingatkan untuk mengecek ulang jawaban," ungkapnya.