TUNJANGAN PENGHASILAN PNS : Cegah Korupsi, Kulonprogo Naikkan Tunjangan 100%

Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). (JIBI/Harian Jogja - Antara)
18 Februari 2016 13:20 WIB Sekar Langit Nariswari Kulonprogo Share :

Tunjangan penghasilan PNS Kulonprogo dinaikkan dua kali lipat

Harianjogja.com, KULONPROGO- Cegah tindak korupsi di kalangan pemerintahan, Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) ditingkatkan 100% tahun ini. Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo menyatakan bahwa hal ini dilakukan untuk mencegah niatan memperkaya diri sendiri.

“Jangan ada PNS yang berpikiran nguntet memanfaatkan jabatan dan wewenang,” ujar Hasto, Rabu(17/2/2016).

Menurutnya korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa dan merugikan masyarakat luas. Selain itu, dibutuhkan penanganan yang berbeda untuk pemecahan kasus-kasus korupsi.

Selain peningkatan TPP, Pemkab Kulonprogo dengan Kejaksaan Republik Indonesia (Kejari) telah membentuk Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) sebagai upaya pencegahan tindak korupsi.

Hasto menjelaskan bahwa hal ini juga disebabkan karena penyerapan anggaran di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang rendah, serta pemahaman bahwa pejabat birokrasi masih ragu-ragu dalam mengambil keputusan.

Tak hanya itu, tim ini juga membidangi penanganan permasalahan bidang hukum perdata dan tata usaha negara. Dengan ini, diharapakan mendatang akan dilakukan koordinasi intensif antara tim ini dengan SKPD, BUMD, dan perangkat desa.

Sementara Edwin Kalampangan, dari Kejari Wates menjelaskan bahwa kesepakatan ini menjadi tanda awal kerjasama kedua belah pihak. Ia menjelaskan bahwa nantinya hal ini akan memberik kesempatan Kejaksaan Wates memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum atau tindakan hukum jika nantinya Pemkab Kulonprogo menghadapi masalah di bidanh hukum perdata dan tata usaha negara. “Kami akan memberikan bantuan semaksimal mungkin," ujarnya.