MAKAM RAJA DI IMOGIRI : Kerusakan Ditanggapi Santai

23 Februari 2016 23:55 WIB Jogja Share :

Makam raja di Imogiri mengalami kerusakan.

Harianjogja.com, JOGJA-- Kerusakan di tembok makam Imogiri ditanggapi santai oleh Dinas Kebudayaan DIY. Mereka menyatakan kerusakan itu merupakan kerusakan ringan dan memengaruhi struktur bangunan yang proyeknya didanai Danais. (Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/02/23/makam-raja-di-imogiri-baru-6-bulan-dibangun-dinding-sudah-mau-ambrol-694211">MAKAM RAJA DI IMOGIRI : Baru 6 Bulan Dibangun, Dinding Sudah Mau Ambrol)

Kepala Dinas Kebudayaan DIY Umar Priyono Selasa (23/2/2016) mengatakan kerusakan yang terjadi di dinding pagar sisi luar itu terjadi karena tanah urug yang belum padat. Setelah digempur hujan sepekan yang lalu, terjadi pergeseran tanah yang mendesak lapisan tanggul.

"Retaknya sebenarnya sudah seminggu yang lalu, rekanan kami juga sudah memeriksanya dan memastikan tidak kena struktur bangunan,” kata Umar.

Dia menjelaskan, sejak selesai dibangun Desember lalu, proyek perluasan makam yang dibuat dengan anggaran sebesar Rp5,9miliar itu memasuki masa pemeliharaan. Terhitung selama enam bulan sejak Januari 2016 sampai Juni mendatang areal perluasan makam Imogiri menjadi tanggungjawab pihak kontraktor.

Dengan begitu, Umar melanjutkan, proses kerusakan ini masih dalam tanggungjawab kontraktor. Pemda pun tak perlu lagi menganggarkan biaya tambahan untuk memperbaiki kerusakan tembok yang terjadi.

Tembok yang mengitari makam itu belum akan diperbaiki dalam waktu dekat. Umar mengatakan pihak kontraktor menyarankan menunggu musim kemarau datang sebelum memulai proyek perbaikan. Alasannya selama musim hujan berlangsung proses pemadatan tanah akan terus berlangsung sehingga mereka menunggu kondisi labil sebelum membenahi kerusakan yang terjadi.

“Waktunya kan masih lama juga, masih sampai Juni,” imbuh Umar.