Advertisement

Lubang Maut di Jalan Jogja-Wates, Ban Bocor hingga Velg Pecah

Khairul Ma'arif
Jum'at, 02 Januari 2026 - 22:47 WIB
Jumali
Lubang Maut di Jalan Jogja-Wates, Ban Bocor hingga Velg Pecah Lubang jalanan di jalan nasional Jogja-Wates yang berada di wilayah Kalurahan Kedungsari viral di Medsos karena bikin banyak ban kendaraan bermotor bocor hingga sobek, Jumat (2/1/2025) - Harian Jogja/Khairul Ma'arif

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah lubang di jalan nasional Jogja–Wates, tepatnya di wilayah Pengasih, Kulonprogo, menyebabkan kerusakan parah pada kendaraan, mulai dari ban sobek hingga velg pecah.

Lokasi paling rawan berada di sebelah timur SMP Negeri 2 Pengasih. Meski sudah diberi tanda cat putih oleh warga, lubang tersebut tetap memakan korban karena posisinya yang sering tidak disadari oleh pengendara, terutama saat malam hari.

Advertisement

Kondisi ini membawa "berkah" sekaligus keprihatinan bagi penyedia jasa tambal ban di sekitar lokasi. Imran, pengelola Bengkel Sumber Rejeki Ban di Padukuhan Kenteng, Sentolo, mengaku kerap didatangi pengendara yang menjadi korban lubang maut tersebut.

"Total yang ketahuan saja bisa sampai 20 unit kendaraan. Kemarin saja saya menangani empat kendaraan, sementara rekan-rekan lain ada yang sampai menangani tujuh hingga delapan kendaraan dalam sehari," ujar Imran, Jumat (2/1/2026).

Imran menambahkan, meskipun bengkelnya resmi tutup pada pukul 17.00 WIB, ia sering memberikan toleransi jika ada korban yang membutuhkan bantuan darurat di luar jam operasional.

Dampak benturan keras antara ban dengan bibir lubang yang tajam tidak bisa disepelekan. Menurut Imran, mayoritas korban melaju dengan kecepatan tinggi sehingga ban tidak hanya bocor, tetapi juga sobek pada bagian samping.

"Bahkan pernah ada yang sampai velgnya pecah karena menghantam lubang jalan itu," lanjutnya.

Kejadian paling sering dilaporkan pada malam hari saat kondisi hujan. Minimnya penerangan ditambah lubang yang tertutup genangan air membuat pengendara tertipu dan tidak sempat melakukan pengereman atau menghindar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Septi Adi Jati Prabowo, menyatakan telah mengantongi informasi tersebut. Namun, pihaknya menegaskan bahwa ruas tersebut berstatus jalan nasional, sehingga perbaikan bukan merupakan wewenang pemerintah daerah.

"Karena statusnya jalan nasional, kami tidak memiliki wewenang untuk langsung melakukan perbaikan. Namun, kami sudah melaporkan kondisi lubang ini ke Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional agar segera dilakukan penambalan," jelas Septi.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan mengurangi kecepatan saat melintasi ruas jalan nasional Jogja-Wates, terutama di wilayah Pengasih saat cuaca hujan atau kondisi gelap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Wabah Diare di Indore India, 9 Tewas Ratusan Dirawat

Wabah Diare di Indore India, 9 Tewas Ratusan Dirawat

News
| Jum'at, 02 Januari 2026, 22:17 WIB

Advertisement

Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Dorong Ekonomi Pelangi

Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Dorong Ekonomi Pelangi

Wisata
| Jum'at, 02 Januari 2026, 18:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement