40 Penumpang Masih di KM Mutiara Sentosa II, Menunggu Evakuasi
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Ilustrasi bandar udara (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Bandara Kulonprogo, calon investor asing kembali datang.
Harianjogja.com, JOGJA- Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah DIY Gatot Saptadi mengatakan Bandara Kulonprogo merupakan salah satu peluang pengembangan infrastruktur. Pembicaraan dalam pertemuan itu pun berkisar sekitar rencana investasi Ceko di bidang transportasi dan infrastruktur.
“Saat ini yang sedang berpeluang dikembangkan setelah bandara ya kereta api,” tutur Gatot, Senin (22/2/2016).
Menanggapi sikap DIY atas tawaran itu, Gatot menuturkan pihak Pemda DIY belum melakukan pembahasan sampai disitu. Pertemuan kemarin dinilainya merupakan penawaran awal. Selanjutnya tinggal Pemda DIY yang menentukan apakah mau menangkap tawaran itu atau tidak.
Mantan Penjabat Bupati Sleman ini menambahkan pada dasarnya DIY membuka peluang untuk bekerja sama. Terlebih selain bandara saat ini mereka juga tengah menyiapkan sarana pendukung seperti jalur jalan darat dan jalur kereta api.
“Banyak sekali peluang yang bisa dibahas, tapi memang belum sampai kesitu bahasannya,” imbuh dia.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan DIY, Sigit Haryanta mengatakan sejauh ini Dishub sudah menyiapkan jalur akses ke area bandara baru yang targetnya selesai 2019. Jalur itu berupa Jalan Jalur Lintas Selatan dan jalan Nasional. Yang terbaru, mereka juga sudah membahas dengan Kementerian Perhubungan terkait rencana pembangunan jalur rel dari Stasiun Kedundang di Temon, Kulonprogo sampai lokasi Bandara baru.
Sebagai langkah awal proyek itu, Sigit menjelaskan mereka akan memfokuskan untuk membenahi jalur kereta Prameks jurusan Solo-Kutoarjo terlebih dahulu. 2016 ini mereka menargetkan melaukan elektrifikasi kereta dengan mengganti kereta diesel menjadi kereta listrik untuk armada kereta lokal.
Rencananya penggantian kereta akan dilakukan secara bertahap hingga 2019.
“Di saat yang bersamaan kami juga sedang menyiapkan jalur dari Kedundang-Bandara yang juga menggunakan kereta listrik, jadi nanti akan nyambung,” kata dia.
Bila elektrifikasi selesai, selambatnya 2019 nanti kereta lokal sudah akan menggunakan listrik sebagai tenaga penggerak. Berbagai sarana pendukung seperti jaringan struktur dan stasiun akan dibangun sembari proses penggantian dilakukan.
“Sekarang KAI sedang melakukan DED (detail engineering design) dan BED (basic engineering design) dari Kedundang ke bandara,” imbuh Sigit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
YouTube Shorts kini bisa menghasilkan uang. Simak syarat monetisasi 2026: 1.000 subscriber, 10 juta views 90 hari, dan hindari 7 jenis konten terlarang
Harga LCGC Agustus 2026 naik. Ayla termurah Rp141,2 juta, Agya Rp174,3 juta, Brio S CVT Rp184,5 juta. Cek daftar lengkap kenaikan harga di sini.
Harry Kane kembali meraih Sepatu Emas Eropa setelah mencetak 36 gol di Bundesliga musim 2025/2026 bersama Bayern Munich.
Forbes rilis 20 jurusan kuliah dengan peluang kerja terluas 2026. Dari administrasi bisnis hingga kesehatan masyarakat, cek daftar lengkap dan prospek karinya d
Jepang, Australia, Korea Selatan hingga Schengen menjadi negara dengan proses visa yang relatif mudah bagi pemegang paspor Indonesia.