KERAJINAN KULIT : Cantiknya Tas dan Dompet Warna-warni dari Kulit

Marketing Maries Craft Hastin Astuti menunjukkan salah satu produk kerajinan kulit Maries Craft merek Jojo, Jumat (26/2/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI - Harian Jogja)
29 Februari 2016 19:21 WIB Bernadheta Dian Saraswati Bantul Share :

Kerajinan kulit bisa dibuat menjadi tas dan dompet berwarna-warni

Harianjogja.com, BANTUL-Berbicara produk kerajinan berbahan dasar kulit, biasanya hanya akan lekat dengan warna-warna seperti coklat dan hitam. Namun, Maries Craft sebagai salah satu produsen kerajinan berbahan dasar kulit ingin mengubah hasil produknya lebih menarik mata, yakni dengan menampilkan warna mencolok seperti merah, hijau, dan kuning.

Kekhasan lain dari Maries Craft adalah unsur sentuhan tangan yang tak pernah terlewatkan. "Kita tak lupakan hand made misalnya dari jahitannya atau detail hiasan yang itu menggunakan tangan," kata marketing Maries Craft, Murniasih, saat ditemui di lokasi produksinya Kawasan Industri Banyakan 1 Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Jogja, Jumat (26/2/2016) siang.

Jahitan tangan menurutnya tak kalah kuat dengan jahitan mesin. Dan sentuhan tangan ini akan menghasilkan produk eksklusif yang tidak bisa diproduksi sama dalam jumlah besar.

Maries Craft memproduki berbagai jenis kerajinan kulit dengan harga yang cukup bervariasi. Tergantung model, bahan, dan kerumitan dalam pembuatannya.

Tas dijual dengan harga Rp500.000-Rp2 juta, dompet Rp350.000-Rp1,5 juta, sabuk Rp300.000-Rp500.000, kantong korek Rp80.000-Rp150.000, gantungan kunci Rp100.000-Rp200.000, hingga asesoris seperti kalung dan gelang di kisaran Rp100.000-Rp150.00.

Material yang digunakan Maries Craft adalah kulit sapi, ikan pari, ular piton, dan kambing. Kulit-kulit tersebut selain diperoleh dari Jogja juga mendatangkan langsung dari Magetan.

Maries Craf memiliki dua merek yang diperuntukkan bagi kaum pria dan wanita. Untuk kaum pria, Maries Craft menghadirkan merek Basics-Q di mana produk yang ditampilkan lebih bernuansa netral. "Kalau dompet ya hanya warna hitam atau coklat saja," kata Marketing Maries Craft lainnya, Hastin Astuti.

Sementara untuk kaum wanita, hadir dengan merek Jojo dengan sentuhan produk yang lebih girly karena warnanya yang cerah dan beragam. Dompet Jojo misalnya, memanfaatkan sisa produk lain sehingga hasilnya merupakan penyatuan potongan-potongan kulit yang dirangkai menggunakan benang. "Meski hanya sisa-sisa tapi tetap mengutamakan kerapian sehingga kesannya tetap halus," lanjutnya.

Kelebihan lainnya adalah Maries Craft memberikan garansi satu tahun untuk tas dan enam bulan untuk dompet. Garansi ini hanya berlaku jika terjadi kerusakan yang disebabkan saat proses produksi, seperti zeeper rusak.

Hastin mengatakan, produk Maries Craft banyak dijual di aera Jabodetabek. Jogja menurutnya bukan menjadi pasar potensial karena banyak kompetitor yang ada di Jogja.