Advertisement
PENATAAN GUNUNGKIDUL : Bangunan di Sadranan Disegel, Warga Angkat Suara
Advertisement
Penataan Gunungkidul menuai protes.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Usaha Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menertibkan kawasan pantai menuai aksi protes dari warga. Sejumlah lahan bangunan kawasan Pantai Sadranan, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, disegel karena dipastikan lahan tersebut belum memiliki izin berdiri.
Advertisement
Salah seorang warga yang angkat suara yakni Murbani, warga Desa Sidoharjo, Tepus mengungkapkan sangat keberatan dengan tindakan yang dilakukan oleh Pemkab. Ia mengungkapkan ada sekitar 12 kepala keluarga yang dipermasalahkan dalam izin mendirikan bangunan.
Menurutnya hal tersebut dapat menimbulkan penderitaan putra daerah, begitu ia menyebutnya. Ia menerangkan tanah yang digunakan untuk rencana pembangunan Warung makan dan Toilet tersebut merupakan tanah mutlak Sultan Ground (Milik Kasultanan Ngayogyakarta).
"Kami hanya ingin cara makan disini, kenapa diperkarakan. Kalau Sekda bisa keluarkan izin mengenai Sultan Ground, saya siap untuk mengurus dengan berapapun biayanya," protesnya, Selasa (1/3/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Banjir Rendam Puluhan RT dan Jalan di Jakarta, BPBD Imbau Warga Waspad
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Longsor Tebing Batu Kapur di Tepus Rusak Tiga Rumah Warga
- Seorang Mahasiswa Tewas Ditusuk di Kasihan Bantul
- Program Sapa Bantul Sasar Bantuan Pangan untuk 1.000 Keluarga Miskin
- Batu Raksasa Dipecah untuk Buka Akses Warga Gedangsari Gunungkidul
- Kesaksian Warga Soal Mahasiswa Tewas Ditusuk Rekan Sendiri di Bantul
Advertisement
Advertisement



